Yang Sakit Itu Hatimu, Bukan Bibirmu. Jadi Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Lagi Tersenyum, Kan?

  • 1.9K
    Shares

Rasanya disakiti, dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan itu sangat menyakitkan sekali, hingga dari saking sakitnya kadang hidup terasa gelap seketika.

Mengapa itu terjadi? karena besarnya rasa kecewa, harapan baik yang diabaikan, ketulusan yang dibuang, mungkin itulah diskripsi dari mengapa sangat menyakitkan.

Namun, jangan biarkan hidupmu hancur dan tidak karu-karuan hanya karena kamu telah disakiti. Melangkahlah kembali menyonsong hidupmu yang baru.

Dan ingat, yang sakit itu adalah hatimu, bukan bibirmu. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melangkah tersenyum, kan? maka tetaplah tersenyum meski benar hatimu terasa sangat hancur.

Yang Patah Itu Hatimu, Bukan Kakimu. Jadi Jangan Mencari Alasan Untuk Malas Melangkah Melanjutkan Hidupmu

instagram.com/cassiegallyot

Sekali lagi, yang patah itu adalah hatimu, bukan kakimu. Jadi jangan mencari alasan untuk malas melangkah melanjutkan ke hidupmu yang lebih baik.

Kembalilah tata hati dan hidupmu, mungkin benar kemaren kamu pernah dilukai, tapi kamu harus berusaha menyembuhkan luka itu dengan mengikhlaskan.

Hatimu Mungkin Hancur, Tapi Jangan Hancurkan Duniamu Hanya Karena Kamu Sedang Patah Hati

instagram.com/cassiegallyot

Iya, mungkin hatimu memang pernah merasa sangat hancur, tapi jangan hancurkan duniamu hanya karena kamu sedang patah hati atau masih sangat tidak terima karena telah disakiti.

Berpikirlah bijak, semua yang terjadi padamu sudah Allah atur dengan baik dan ia memiliki tujuan baik, karena Allah pasti telah menyediakan hal baik sebagai ganti dari rasa sakitmu.

Hatimu Mungkin Sangat Sakit, Tapi Jangan Menyakiti Dirimu Sendiri Dengan Mematikan Keindahan Hidupmu

 

instagram.com/cassiegallyot

Hatimu mungkin sangat sakit ketika tahu bahwa harapanmu harus pupus sebab perilaku buruk seseorang yang telah kamu harapkan baik, tapi jangan menyakiti dirimu sendiri dengan mematikan keindahan hidupmu.

Lawan rasa sakit itu dengan rasa percayamu kepada takdir Allah, karena dengan kamu percaya akan takdir-Nya maka pasti rasa sakitmu perlahan akan sirna.

Kamu Masih Punya Allah Untuk Bisa Menemukan yang Lebih Baik, Lalu Untuk Apa Masih Saja Terus Merasa Hancur?

instagram.com/cassiegallyot

Sungguh kamu masih punya Allah untuk bisa menemukan seorang pengganti yang lebih baik, apalagi memang sudah janji Allah, bahwa ketika sesuatu hilang darimu maka Dia akan mengganti dengan yang lebih baik.

Lalu, bila saja Allah telah menjaminmu dengan ganti yang lebih baik dari dia yang pernah dihatimu, untuk apa masih saja terus merasa hancur? tunggu saja ganti dari Allah dengan kembali memperelok dirimu dengan kebaikan.

Tidak Mengapa Dia Telah Menghancurkan Hatimu, Tapi Jangan Biarkan Kehidupanmu Hancur Karena Ulah Tak Bertanggung Jawabnya

instagram.com/cassiegallyot

Lantas tentang dia yang begitu sangat tidak adilnya kepadamu, menghancurkan hatimu dengan kebohongan dan ketidak setiannya, lupakan semua itu dengan yakin bahwa Allah telah menyediakan penawar atas rasa sakitmu.

Intinya, tidka mengapa dia telah menghancurkan hatimu, tidak mengapa dia telah menyakitimu, tapi jangan biarkan kehidupanmu hancur karena ulah tak bertanggung jawabnya.

Kembalilah Bahagia, Hapus Semua Sesal yang Menggelayuti Hati, Karena Kamu Berhak Untuk Tetap Bahagia

instagram.com/cassiegallyot

Karena seharusnya kamu kembali Bahagia melanjutkan hidupmu yang baru, jangan selalu terpaku pada masa lalu, sebab hal itu hanya akan membuat hidupmu dirundung pilu.

Kembalilah bahagia, buang perasaan sakitmu, lawan perasaan bencimu kepada keadaan, dan hapus semua sesal yang menggelayuti hatimu, karena kamu berhak untuk tetap bahagia, serta bahkan kamu berhak lebih bahagia.