Tidak Peduli Seberapa Menyiksanya Melatih Hati Dalam Memaafkan, Kita Harus Mencobanya Demi Ketenangan

  • 3.1K
    Shares

Berbicara tentang maaf memaafkan memanglah sulit, bahkan sangat sulit, apalagi ketika hati masih belum juga reda dari amarah, maka tentu hal itu akan menjadi tantangan tersendiri untuk kita.

Butuh kelegawaan hati lebih bersabar, lebih ikhlas, dan lebih menekan hati untuk rela sakit demi menjemput keadaan yang lebih tenang dan bahagia.

Maka tidak peduli seberapa menyiksanya melatih hati dalam memaafkan, kita harus mencobanya, kita harus belajar, agar kita tidak selalu terjebak dalam bayang-bayang menyakitkan dan kebencian.

Percayalah, Menaruh Kebencian Dalam Hati Sangat Menyiksa Batin, Karena Setiap Mengingat Masa Lalu Pasti Kamu Akan Merasa Sakit

instagram.com/summeralbarcha

Percayalah, menaruh kebencian dalam hati terlalu lama itu sangat menyiksa batin, hati, dan pikiran, karena pastinya setiap mengingat masa lalu kamu akan merasa sakit.

Kamu tidak akan pernah merasa tenang dan pasti dirundung rasa sedih, karena sakit hatimu akan selalu merajuk untuk terus mengingat kejadian-kejadian menyakitkan di masa lalu.

Maafkan, Karena Sejatinya Memaafkan Bukan Hanya Sekedar Melupakan Kesalahannya, Tapi Menjaga Hati Agar Kembali Tenang

instagram.com/summeralbarcha

Jadi maafkanlah, maafkan saja segala hal yang seseorang itu pernah lakukan kepadamu, karena sejatinya memaafkan bukan hanya sekedar melupakan kesalahannya, tapi menjaga hati agar kembali tenang.

Memaafkan sebenarnya menolong dirimu sendiri, karena dengan memaafkan otomatis hatimu akan terhindar dari penyakit hati yang namanya amarah dan kebencian.

Jangan Menaruh Benci Terlalu Lama, Sayangi Hatimu, Karena Ia Akan Terus Tersakiti Bila Terus Dibuai Dengan Kebencian

instagram.com/summeralbarcha

Oleh karenanya, janganlah menaruh benci terlalu lama, meski itu sangat menyakitkan lepaskanlah. Sayangi hatimu, karena ia akan terus tersakiti bila terus dibuai dengan kebencian yang tidak berujung.

Kamu harus tahu, kebencian itu jalan untuk hatimu keruh, tidak tenang, dan bahkan jalan untuk mendendam, maka pastikan hatimu lunak untuk memaafkan.

Masa Lalu Adalah Pelajaran Berharga Walau Itu Sangat Menyakitkan, Maka Kamu Berlunak Hati Mengingat yang Demikian

instagram.com/summeralbarcha

Sungguh masa lalu adalah pelajaran berharga walau itu sangat menyakitkan, dan sebenarnya ia pengingat agar kamu lebih bersabar dan ikhlas melanjutkan kehidupan, maka berlunak hatilah mengingat yang demikian.

Jangan sampai hatimu dikuasai terus menerus dengan kebencian dan rasa tidak terima, karena jika kamu terus perti itu maka pasti hatimu akan mengeras dan pastinya menyala dengan rasa dendam.

Lepaskan Semua Gundah yang Masih Menggelayuti Hati, Sebab Kamu Akan Kembali Tenang Bila Benar-benar Rela Memaafkan

instagram.com/summeralbarcha

Jadi lepaskan saja semua gundah yang masih menggelayuti hati, buang rasa benci yang masih tersisa, sebab kamu akan kembali tenang bila benar-benar rela memaafkan.

Kamu pasti akan tenang, kembali bahagia, dan tidak akan merasa sakit lagi bila mengingat masa lalu tatkala hatimu telah lunak dengan memaafkan.