Suami Harus Selalu Ingat Bahwa Istrimu Tercipta Dari Tulang Rusukmu, Bukan Dari Tulang Kepalamu

  • 32
    Shares

Para suami harus selalu ingat bahwa wanita yang sudah setia mendampinginya selama ini tercipta dari tulang rusuk, dari tulang kepala. Bagaimana tulang rusuk? Ia dekat dengan hati dan dekat dengan lengan, yang artinya ia harus selalu disayangi dan harus selalu dilindungi.

Maka sayangilah istrimu, dengan sepenuh hati dan rangkullah ia dengan kasih sayang Allah, baik dalam keadaan suka maupun duka. Jangan hanya rangkul ia dengan kasih sayang ketika sedang bahagia bersamanya, tapi saat ia melakukan kesalahan sekalipun kamu harus bisa merangkulnya dengan kasih sayang.

Lindungi ia agar tetap indah berada disampingmu, jangan sesekali menerakinya dengan emosi tinggi ketika berbuat salah, apalagi sampai memukulnya. Sebab itulah Allah ciptakan ia dari tulang rusuk, bukan dari tulang kepala ataupun tulang kaki, agar kamu sebagai laki-laki tidak semena-mena dalam mengurus dan menjaganya, agar ketika ia bersalah kamu tidak membimbingnya dengan emosi, tapi dengan penuh kesabaran.

Sayangi Ia Dengan Penuh Kasih Sayang Allah, Dan Lindungi Ia Dengan Ilmu-Ilmu Allah

redaksiislam.com

Teruslah kamu sayangi ia dengan penuh kasih sayang Allah, dan lindungi ia dengan ilmu-ilmu Allah. Karena saat kamu sayangi istrimu dengan kasih sayang Allah, maka kamu tidak akan pernah bosan untuk menjaganya, mengarahkannnya dan membimbingnya agar menjadi wanita yang lebih baik.

Sekalipun ia banyak berbuat salah, jika ilmu Allah kau gunakan untuk selalu mengarahkannya, maka dirimu takkan pernah untuk bisa bersifat mengeluh walaupun hanya sekali.

Dekap Ia Dengan Doa Tanpa Bosan, Agar Hatinya Selalu Terhujani Hidayah Dan Rahmat Allah

Dailymoslem.com

Dekaplah ia dengan tanpa bosan didalam doa dan sujudmu, agar hatinya selalu dalam jalur Allah. Karena tugas terbesarmu sebagai seorang laki-laki yang sudah dipercaya untuk menajdi imamnya adalah selalu menjadikan ia sosok terindah dari yang terindah.

Jangan merasa bangga karena kamu telah berhasil menjadikan ia terindah dalam hidupmu, jika kamu tak bisa jadikan ia sumber pahala dalam setiap ibadahmu.

Ketika Ia Melakukan Kesalahan, Jangan Menegurnya Dengan Emosi Tapi Dengan Nasehat

www.zulfanafdhilla.com

Ketika ia melakukan kesalahan, jangan sampai kamu buta hati lalu menegurnya dengan emosi. Karena biasanya laki-laki jika sudah kadung emosi ia tak biasa mengendalikan pikirannya, dan banyak diantara para suami langsung serta merta memukul istri.

Padahal solusi paling indah dan jitu bagi para istri yang melakukan kesalahan adalah saat suami menegurnya dengan penuh rendah hati dan kesabaran hati. Nasehati ia secara perlahan, dan beritahukanlah kesalahannya dimana, serta beritahukanlah bagaimana ia harus melangkah kedepannya.

Ketika Ia Melakukan Kebaikan, Suport Ia Dengan Pujian Ilahi Agar Ia Senantiasa Menyukai Kebaikan

arrahman.id

Dan ketika melakukan kebaikan, suport ia dengan pujian ilahi agar ia senantiasa menuyukai kebaikan. Jangan bosan untuk memberinya perhatian-perhatian kecil sebagai ucapan tanda terima kasih karena ia sudah dengan baik menjaga dirinya dan menjaga dirimu.

Karena perhatian-perhatian kecil akan berdampak sangat besar pada perkembangan istrimu dalam menunaikan tanggung jawabnya, saat perhatian itu kamu gunakan pengendali dirinya dalam berbuat salah.

Karena suami yang baik itu tak menunggu istri bersalah dulu untuk bergerak menasehatinya. Tapi ia yang senantiasa menasehatinya dengan tanpa bosan setiap saat.

Allah Ciptakan Indah Untukmu Agar Kamu Bisa Menyayangi Dan Melindungi Keindahannya Sampai Syurga

redaksiislam.com

Allah menciptakan wanita sebagai pasangan indah hidupmu, agar kamu bisa menyayangi dan melindunginya, agar keindahan yang ia miliki selalu menjadi indah sampai ke syurga. Karena wanita itu akan tetap terjaga keindahannya jika laki-laki yang ada disampingnya selalu mendatangkan keindahan dari sang ilahi.

Maka cintailah istrimu dengan cinta Allah, sayangi ia dengan kasih sayang Allah, jaga dan lindungi ia dengan ilmu-ilmu Allah agar syurganya yang ada pada dirimu tetap ia rasakan sempurna.