Sebelum Melakukan Diet, 5 Mitos Ini Harus Kamu Waspadai

hellosehat.com

Tidak semua informasi benar adanya, terkadang ada informasi yang salah dan ada mitos-mitos yang salah namun tetap dipercayai.

Misal tentang mitos diet yang kurang tepat sehingga membuat orang lain takut melakukan diet dengan cara tersebut. Senior Director, Worldwide Nutrition Education & Training, Herbalife Nutrition, Susan Bowerman, mengatakan jika merujuk pada Herbalife Nutrition’s Asia Pacific Nutrition Myths Survey mengatakan bahwa sosial media adalah saluran yang paling banyak dan sering digunakan oleh konsumen.

Dia Asia Pasifik pun terdapat banyak informasi tentang nutrisi tentang diet namun mereka biunguh apakah informasi tersebut fakta atau hanya mitos. Berikut mitos tentang diet yang harus diketahui:

1. Diet Ketogeni Sehat Digunakan Untuk Menurunkan Berat Badan
Diet menggunakan metode keto ini akan membuat tubuh kehilangan nutrisi karena yang dikonsumsi karbohidratnya terlalu sedikit, proteinnya sedang dan lemaknya sangat tinggi.

Sehingga tubuh dipaksa mengendalkan lemah sebagai bahan bakar. Padahal membekar lemak tubuh dan mengkonsumsi karbohidrat yang rendah akan menyebabkan vitamin dan minrat semakin sedikit sehingga akan kekurangan serat.

2. Cleansing Diet Dengan Jus adalah Sangat Baik Menurunkan Berat Badan
Mengkonsumsi jus dan sayuran nyatanya kurang efektif untuk menurunkan berat badan. Karena sayuran tidak mengandung nutrisi utama seperti protein yang bisa mempertahankan massa otot.

Berat badan dikarenakan diet bisa jadi akan naik kembali ketika mulai makan secara normal. Lebih baik konsumsi secara utuh tanpa harus di jus, hal ini jauh lebih bermanfaat dalam jangka waktu yang panjang.

3. Karbohidrat Membuat Berat Badan Bertambah
Berat badan tidak selalu disebabkan oleh karbohidrat, karena kalorilah yang bisa menambah berat badan seimbang.

Untuk itu agar diet seimbang, Filosofi Nutrisi Global Nutrisi Herbalife merekomendasikan 40% asupan kalori berasal dari karbohidrat yang sehat, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan juga biji-bijian.

Karena mengkonsumsi semua itu akan memberikan nutrisi penting kalsium, zat besi, serat dan vitamin B untuk tubuh.

4. Puasa Intermiten Adalah Cara Efektif Untuk Diet
Harus diketahui bahwa puasa untuk menurunkan berat badan tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Mereka yang memiliki penyakit diabetes, tekanan darah atau penyakit jantung harus menghindari puasa intermiten.

Karena diet dengan menggunakan puasa intermiten tanpa berdiskusi pada dokter jutru akan menyebabkan kadar glukosa darah turun atau meningkat sehingga berbahaya dan mengakibatkan kelainan elektrolit.

5. Diet Dengan Rendah Lemah
Keberadaan lemak nyatanya sangat penting bagi tubuh kita karena bisa membantu membran sel dan hormon serta membantu menyerap vitamin A, D, E dan K yang larut dalam lemak.

Diet rendah lemak hanya menggantikan kalori lemak dengan karbohidrat juga juga yang diproses tinggi sehingga kualitas makan tidak akan meningkat.

Penelitian mengungkapkan bahwa penurunan berat badan setelah diet rendah lemak merupakan penurunan berat badan jangka panjang yang kurang efektif.