Saat Mencari Pasangan, 5 Hal Ini Tidak Boleh Menjadi Pertimbangan Utama Kamu

id.pinterest.com

Semua orang pasti ingin memiliki pasangan yang baik, sebelum mendapatkannya tentu ada usaha yang ia lakukan. Kita harus selektif untuk mencari pasangan.

Ada beberapa hal yang tidak boleh dijadikan pertimbangan utama, karena yang harus dijadikan patokan adalah sifat dan kepribadiannya.

5 hal ini tidak boleh dijadikan pertimbangan utama:

1. Hal-hal Romantis
kebanyakan orang ingin memiliki pasangan yang bersikap romantis, akan tetapi jangan baranggapan bahwa pasangan yang romantis itu adalah pasangan yang baik.

Karena sikap romantis tidak bisa dianggap sebagai isi hati, karena semua orang bisa melakukan semua itu saat hatinya sedang berbunga-bunga.

Namun setelah perasaan berbunga-bunganya mereka, sifat dan kepribadiannya yang sebenarnya akan terlihat. Bahkan banyak yang bersikap romantis hanya ingin membuat orang lain baper bahkan saat dia tidak memiliki perasaan cinta sama sekali.

2. Sikapnya Saat Keadaan Baik-baik Saja
Semua orang akan bersikap baik saat dirinya baik-baik saja, namun saat sedang ada masalah tidak semua orang bisa menjaga sikapnya.

Jangan sampai sikapnya berubah saat ada masalah yang awalnya menjadi manis jutsru berubah menjadi racun.

Tetap bersabar untuk mengetahui sebanyak mungkin sisi kepribadiannya, jangan terlalu buru-buru untuk menjadikan pasangan saat kamu belum tahu bagaimana sifat dan karakternya.

3. Kecocokan Dalam Hal yang Kurang Penting
Kecocokan menjadi hal yang harus dipertimbangkan, carilah pasangan yang cocok denganmu. Bukan mencari kecocokan alam hal kurang penting seperti sama-sama suka ini dan itu, tapi lebih kepada dalam hal berpikir ddan cita-cita.

4. Kata Orang Sekitar
Tak perlu mendengarkan apa kata orang lain, jangan mencari pasangan berdasarkan pertimbangan menurut orang lain.

Karena penilaian orang lain belum tentu benar dan yang kedua kepribadian yang tampak di depan orang lain bisa jadi bukan kepribadian yang sesungguhnya.

Lebih baik kenali sendiri bagaimana sikap an kepribadiannya bukan berasarkan omongan orang lain.

5. Dalam Hal Beribadah
Kita memang diwajibkan mencari pasangan dari hal keimanannya, namun rajin ibadah bukan berarti hal yang penting. Karena orang yang rajin ibadah belum tentu orang yang baik, jika didalam kesehariannya tidak menerapkan nilai-nilai agama tentu ia hanya melakukan ibadah hanya sekedar beribadah.

Tetap perhatikan sifat dan kepribadiannya, siapa tahu dia hanya pura-pura rajin beribadah hanya untuk mendekatimu.

loading...
loading...