Rugi Bila Kehormatanmu Sebagai Wanita Harus Lepas Hanya Dengan Kata “Aku Sayang Kamu”

  • 1
    Share

Wanita, dari kecil dirawat oleh ayah dan ibunya dengan penuh rasa kasih sayang dan tanggung jawab, hingga akhirnya ia tumbuh besar menjadi wanita yang berharga nan cantik.

Dia dibekali ilmu, akhlaq, dan tatakrama yang baik, tapi sayang semua itu kadang sirna dan tidak berarti tatkala hatinya sudah mulai mengenal yang namanya “rasa cinta”.

Iya, tak sedikit jaman sekarang wanita yang lupa akan didikan orang tuanya, dia bertingkah semaunya dan sesukanya, dia tidak lagi memikirkan perasaan orang tuanya.

Dan sungguh amatlah merugi, bila dirimu sebagai wanita dengan gelar makhluq terindah dunia harus melepas kehormatanmu, hanya dengan mendengar sebuah kata “aku sayang kamu” dari mulut laki-laki yang tak jelas tujuannya.

Bijaklah Wahai Wanita, Apalah Arti Kata “Sayang” Bila Tidak Ada Tanggung Jawab Untuk Memiliki Dalam Hubungan Pasti

instagram.com/zh_picture

Oleh karenanya, bijaklah wahai wanita menjaga hati dan kehormatanmu, jangan terjerumus pada bualan manis lelaki. Karena apalah arti kata “sayang” bila tidak ada tanggung jawa untuk memilikimu dalam hubungan yang pasti “pernikahan”.

sebab, rasa sayangnya kepadamu akan tetap dikatakan main-main, bila dirinya belum ada keberanian untuk mengikatmu dalam ikatan yang halal dan sakral.

Sungguh Sangatlah Rugi, Bila Pertahananmu Selama Ini Harus Runtuh Hanya Dengan Sebatas Kata Cinta Yang Tak Memiliki Arti

instagram.com/zh_picture

Serta ketahuilah, sungguh sangatlah rugi bila pertahananmu yang selama ini terjaga dengan sangat harus runtuh hanya dengan sebatas kata cinta yang tidak memiliki arti dihadapan sang pemilik cinta.

Karena cinta yang sesungguhnya itu adalah yang bermakna indah bukan hanya didepan manusia semata, tapi dihadapan penciptanya pula.

Pacaran Itu Sangat Merugikan, Setiap Saatnya Mebawa Dosa, Dan Bila Tak Bersatu Maka Hanya Luka Yang Tersisa

instagram.com/vintagephotography_id

Lagipula kamu haruslah selalu sadar wahai wanita, pacaran itu sangat merugikan, karena setiap saatnya membawa dosa, dan bila tidak Allah restui kamu menjadi satu dengannya maka pasti akan ada luka yang tersisa di hati.

Jadi Wanita Itu Jangan Setengah-Setengah Membangun Prinsip, Jika Memang Memilih Sendiri Maka Sendirilah Sampai Masanya Halal

instagram.com/ayuindriati

Sebab itulah mengapa kamu menjadi wanita itu jangan setengah-setengah membangun prinsip, jika memang kamu telah memilih sendiri maka sendirilah sampai masanya halal tiba.

Jangan terlena hanya dengan diiming-imingi perhatian manis, kata-kata sayang, ataupun hadiah-hadiah yang mahal, karena hadiah terindah itu adalah ketika dia benar-benar menemui ayahmu dan mengajakmu pada pelaminan.

Jangan Mau Dibuai Dengan Perhatian Manis, Karena Semanis Apapun Perhatiannya Bila Tidak Dibuktikan Dengan Tindakan Menikahi Tetaplah Modus

instagram.com/yuniianiisa

Jadi, seperfect apapun dia berkata sayang dan cinta, jangan percaya bila pada akhirnya dia hanya berani mengajakmu pada alam pacaran dan semacamnya, karena sungguh dirimu akan merugi bila harus melepas kata kehormatanmu demi cinta yang hina.

Jangan pernah kamu mau dibuai dengan perhatian-perhatian manis, karena semanis apapun kebaikan yang dipersembahkan kepadamu, bila tidak dibuktikan dengan tindakan menikahi maka sungguh semua perkataannya tetaplah modus.