Pernikahan Adalah Sebuah Pengembaraan Menuju Barokah. Maka Luruskanlah Niat, Persiapkanlah Bekal!

  • 1.9K
    Shares

Semua orang tentu mendamba pernikahan yang sakinah, mawaddah, warahmah, dimana hubungan yang dijalin bersama pasangan selalu damai, berlimpah keberkahan, dan benar-benar bisa membuat hidup keduanya sempurna.

Namun tidak semua orang tahu sebab dan tujuannya menikah, karena terkadang seseorang hanya tahu bahwa katanya menikah itu indah dan lebih membahagiakan.

Padahal menikah itu tidak segampang dan seindah kedengarannya, butuh perjuangan keduanya agar benar-benar sampai pada yang namanya bahagia.

Dan lebih tepatnya pernikahan itu adalah sebuah pengembaraan menuju barokah, maka dari itu jauh sebelum kamu memantapkan untuk menikah, luruskanlah niatmu dan persiapkanlah bekalmu!

Menikah Itu Bukan Perkara Main-main. Tidak Boleh Hanya Asal Suka Asal Cinta, Sebab Menikah Harus Memiliki Tujuan Pasti

instagram.com/ananditodwis

Kamu harus tahu, menikah itu bukan hanya perkara main-main, bukan hanya perkara penasaran, dan bukan hanya perkara kesepian dan sudah saatnya menikah. Tidak!

Menikah itu adalah kehidupan baru yang harus jelas visi dan misinya, lebih tepatnya adalah harus memiliki tujuan dan tanggung jawab.

Maka tidak boleh hanya asal cinta, asal suka, dan asal senang, sebab bahagia tidaknya kamu dengan pernikahanmu nanti tergantung tujuan dan niatmu.

Menikah Harus Berlandaskan Komitmen yang Nyata, Sebab Hidup Bersama Tanpa Adanya Komitmen Akan Sangat Menjenuhkan

instagram.com/ananditodwis

Meski iya menikah itu adalah perkara yang gampang, tapi jangan gampangkan pernikahan dengan rasa yang hanya asal-asalan.

Menikah itu harus berlandaskan komimen yang nyata, menikah itu harus memiliki tujuan yang jelas, dan menikan itu harus siap lahir dan batin. Sebab, bersama tanpa adanya komitmen, tanggung jawab, dan tujuan yang nyata akan sangat menjenuhkan.

Jangan Sampai Menyegerakan Menikah Hanya Karena Lari Dari Pertanyaan “Kapan”, Lantaran Orang Lain Telah Lebih Dulu Menikah

instagram.com/anisarahma_12

Oleh sebab itu, jangan sampai kamu menyegerakan pernikahan, atau buru-buru menikah karena lari dari suatu keadaan, misal didesak menikah oleh orang tua, atau gengsi karena teman-teman sebaya sudah menikah.

Atau lari dari pertanyaan “kapan” dan semacamnya, sebab menikah hanya karena ikut-ikutan arus itu membahayakan, bisa jadi saat kamu merasa bosan maka seenaknya kamu meninggalkan dia yang telah kamu akui sebelumnya sebagai pasangan.

Jangan Menikah Hanya Karena Diburu Oleh Umur, Sebab Dalam Islam Batasan Menikah Bukan Umur, Tapi Antara Kamu Siap dan Butuh

instagram.com/anisarahma_12

Dan yang harus kamu ingat lagi, jangan sampai kamu menikah hanya karena kamu merasa bahwa telah diburu usia, sebab dalam Islam batasannya seseorang menikah itu bukan dari umur, tapi ketika kamu sudah siap dan butuh.

Nah, walau umur sudah senja kata orang jaman sekarang, jangan sampai kamu blingsetan cari calon untuk segera menikah hanya karena takut ketuaan, karena sungguh tidak ada gunanya menikah bila suasana hambar dan tidak bermakna.

Ketahuilah, Butuh Namanya Pondasi Iman yang Kokoh, Agar Rumah Tangga Tidak Gampang Roboh Dihantam Badai Perpisahan

instagram.com/ananditodwis

Serta ketahuilah, menikah itu butuh namanya iman yang kokoh, butuh ilmu yang memadai, dan butuh niat yang jelas. Lantas untuk apa semua itu? agar rumah tangga yang kamu jalin nanti tidak gampang roboh dihantam badai perpisahan.

Jangan kamu pikir menikah ini hanya ajang senang-senang semata, ada kewajiban dan hak yang harus terjaga seimbang, agar seperti apapun keadaannya rasa memiliki tetap terpatri kuat dalam hati