Penelitian: Kesuksesan Suami Ditentukan Oleh Dukungan Istri

tribunnews.com

Pepatah mengatakan dibalk pria sukses ada wanita yang hebat dibelakangnya.

Hal ini bukanlah pepatah saja karena sudah terbukti dan sudah melakukan penelitian terkait hal tersebut.

Dalam penelitian tahun 2017 dengan judul Supportive Relationships Linked to Willingness to Pursue Opportunities, mengatakan bahwa kehidupan sosial itu sangat mempengaruhi pengambilan keputusan.

Psikolog Universitas Carnegie Mellon dalam Buletin Psikologi Kepribadian dan Sosial, menemukan bahwa seseorang yang memiliki pasangan yang supportif lebih bisa menghadapai tantangan dan bisa mencapai kesuksesan.

Sehingga sangat berpotensi untuk memberi hadian, kebahagiaan, kesejahtraan psokologi dan hubungan yang jauh lebih baik.

Menurut penulis utama studi dan profesor psikologi di CMU Dietrich College of Humanities and Social Sciences Brooke Feeney mengatakan bahwa kesejahteraan janka panjang seseorang sangat ditentukan oleh dukungan pasangan teurtama dalam mengejar peluang kerja.

Para peneliti meneliti 163 pasangan menikah lalu haru memecahkan teka-teki sederhana .

Para peneliti merekam nteraksi pasangan saat mereka memutuskan apakah akan mengambil tantangan. Meski sudah menikah tidak semua pasangan akan lebih baik karena ada dari mereka yang justru lebih buruk.

Menurut peneliti tersebut, ternyata memilih pasangan angat menentukan hidup yang lebih sukses atau tidak.

Barack Obama, misal digabungkan dengan kesuksesan politiknya, akhirnya sains menjelaskan bahwa hal tersebut bukanlah kata-kata kosong semata.

Penelitian yang diterbitkan oleh Universitas Carnegie Mellon menyimpulkan bahwa, pasangan suami-istri yang saling mendukung ternyata memiliki peluang yang lebih tinggi untuk keberhailan hiup.

Para peneliti memeriksa pasangan yang sama, 6 bulan kemuian bagi mereka yang menerima tantangan untuk bersaing memperebutkan hadiah, mengalami banyak kemajuan, kebahagiaan dan kesejahteraan dari pada mereka yang menolak.

Peneliti lainnya di Universitas Washington di St. Louis juga melakukan penelitian untuk membuktikan bahwa kesukesan seseorang ternyata tidak bergantung kepada dirinya sendiri, karena pasanganlah yang memiliki peran besar sebagai kunci kesukseannya.

Dari sekian banyak contoh, inilah salah satu yang membutikan bahwa kesuksesan dirinya ditentukan oleh peran istri.

Dalam pidato wisuda Harvard 2017, Mark Zuckerberg, misalnya, menyebutkan bahwa istrinya Priscilla mengilhaminya untuk merelakan waktunya dalam pekerjaan sosial dan menjadi yang terpenting dalam hidupnya.

Beyoncé juga menyebut suaminya, Jay-Z, mendukungnya dalam banyak hal.