Menyendirilah Sesaat Supaya Kamu Bisa Merenungi Beban Hidup Untuk Dinikmati

Menyendiri itu kadangkala lebih baik untuk selalu berdekatan dengan Tuhan, untuk intropeksi kesalahan yang pernah kita buat dan berhenti untuk tidak mengulanginya kembali.

Menyendiri kadangkala memang dibutuhkan, untuk berpikir lebih bijaksana apa yang seharusnya dilakukan dalam menghadapi masalah yang tengah menyapa

Merenung Bukan Berarti Kita Mengeluhkan Takdir, Tapi Lebih Kepada Menela’ah Persembahan Allah

instagram.com/wirda_mansur

Tapi merenung bukan berarti kita harus meratapi setiap kejadian yang mungkin masih Allah ciptakan buruk, tapi berbijak hati menela’ah setiap hal yang Allah persembahkan dengan penuh sabar dan ikhlas, sehingga bersyukur pun akhirnya mudah kita lakukan.

Merenungi Hal yang Kita Alami Itu Akan Membuat Kita Semakin Sadar Bahwa Semua yang Terjadi Untuk Dinikmati

instagram.com/wirda_mansur

Intinya jika kita sendirian kadangkala akan lebih dekat dengan Tuhan, kita akan sadar bahwa semuanya yang kita miliki akan kembali kepada-Nya, dan bahwa kehidupan ini untuk dinikmati saja, jangan mengeluh ataupun resah dan gelisah.

Carilah Tempat Sekiranya Kita Bisa Merenungi Sesuatu Untuk Lebih Baik

instagram.com/wirda_mansur

Jika kita ingin merenungi sesuatu jangan dihalayak orang ramai, mungkin bisa dialakukan diatas sajadah ketika kita selesai shalat, sambil lalu melafadzkan asma-asma Allah.

Atau jangan ditempat yang ramai, karena jika bersama orang ramai maka kita akan lupa untuk mengingat Allah, yang ada kita akan bahagia dengan candaan mereka.

Sendiri Terkadang Bukan Tidak Mempunyai Teman, Tapi Karena Kita Sedang Ingin Bersatu Dengan Tuhan

instagram.com/wirda_mansur

Ingat! kita menyendiri bukan berarti males berkumpul dengan orang banyak atau teman, akan tetapi dakalanya kita harus menyatukan diri kita kepada Tuhan untuk intropeksi bahwa sudah banyak sekali dosa yang kita perbuat.

Renungkanlah Sejenak Tentang Sesuatu yang Akan Kita Perbaiki Kedepannya

instagram.com/wirda_mansur

Intinya jika kita merenung dan akhirnya kita menyesali setiap perbuatan khilaf yang kita lakukan, serta kita sadar akan hal itu maka pasti secara otomatis keinginan untuk memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan itu akan terpatri jelas dalam hati.