Lakukan 5 Hal Ini Agar Hak dan Kewajibanmu Tetap Terlaksana Kepada Pasangan dan Juga Orang Tuamu

  • 1
    Share

Ketika kita sudah berumah tangga, tentu kita akan terfokus kepada tanggung jawab masing-masing. Seorang suami akan menjaga kewajibannya untuk terus memenuhi kewajibannya kepada sang istri, dan seorang istri akan selalu menjaga kewajibannya dalam mengabdi kepada suaminya.

Tetapi meskipun demikian, ada yang harus kita ingat meski kita sudah mempunyai hak dan kewajiban terhadap pasangan kita.

Karena ada suatu kewajiban yang sampai kapanpun tidak boleh kita lupakan, walau kewajiban memuliakan pasangan akan menjadi utama setelah menikah.

Apakah itu?, yaitu kewajiban seorang suami yang harus lebih mengutamakan menjaga bapak dan ibunya ketimbang istrinya.

Sebesar apapun cinta dan sayang yang suami miliki kepada istrinya, perintah untuk lebih menjaga orang tuanya akan tetap menjadi yang utama.

Maka lakukanlah 5 hal berikut ini, agar hak dan kewajiban tetap terlaksana dengan baik dan bijak, baik terhadap pasangan ataupun orang tua.

Wahai Suami, Jangan Pernah Lupa Bahwa Orang Tuamu Lebih Utama Dari Pada Istrimu

shorouknews.com

Untuk para laki-laki muslim yang sudah mempunyai tanggung jawab menjadi seorang suami, jangan pernah melupakan bahwa tanggung jawabmu dalam menjaga ibu dan bapakmu adalah kewajiban yang utama dari pada menjaga istrimu.

Maka jangan hanya karena rasa cintamu kepada sang istri yang begitu besar, kamu lupa untuk lebih menghormatinya.

Sebab, tak sedikit dijaman sekarang ini para suami lebih memilih menghormati istrinya dari pada orang tuanya.

Dan syukur-syukur kalau istrinya memang istri yang shalehah, tetapi istri yang shalehah tak akan membiarkan cinta suaminya padanya membuat durhaka pada orang tuanya.

Wahai Istri…Jangan Pernah Lupa Bahwa Suamimu Lebih Utama Dari Orang Tuamu Sendiri

thayyiba.com

Untuk para wanita muslimah yang sudah menyandang status menjadi seorang istri, jangan pernah kamu lupa bahwa suamimu lebih utama dari pada ibu dan bapakmu.

Maka jangan sampai kamu mengingkari titah suamimu dan lebih memihak kepada bapak dan ibumu.

Tetapi hal ini hanya berlaku jika titah suamimu memang menyuruhmu untuk kebaikan, tetapi jika memang suamimu memberi titah yang melenceng dari aturan Allah, kamu berhak dan wajib memihak kepada bapak dan ibumu.

Wahai Orang Tua, Jangan Pernah Lupa, Bahwa Anak Perempuanmu Perlu Mengutamakan Suaminya Dari Pada Kalian

tandapagar.com

Untuk para orang tua, jangan pernah lupa bahwa anak perempuanmu perlu mengutamakan suaminya dari pada kalian.

Karena setelah ia menjadi seorang istri, syurganya terletak pada suaminya, ia wajib mengikuti segala perintah baik suaminya.

Maka jangan marah ataupun mengutuknya, jika melihat anak perempuanmu lebih memilih taat kepada suaminya, karena memang sudah kewajibannya sebagai seorang istri untuk mentaati perintah baik suaminya.

Wahai Istri, Jangan Pernah Lupa Bahwa Suamimu Perlu Mengutamakan Orang Tuanya Sendiri

tandapagar.com

Untuk para istri, jangan pernah lupa bahwa suamimu perlu mengutamakan bapak dan ibunya dari pada dirimu.

Karena kewajiban suamimu terhadap orang tuanya masih kewajibannya yang pertama, yang sampai kapanpun takkan pernah ia lupakan, selagi masih tetap dalam kebaikan.

Jadi, tidak usah kamu merasa kesal dan marah ketika melihat suamimu selalu mengutamakan orang tuanya, dan sebagai istri yang shalehah harusnya kamu mendukung dan selalu memperingati untuk terus mengutamakan kewajibannya kepada orang tuanya.

Jangan sampai berbuat durhaka kepada suamimu dengan terus menjadi penghalang kewajiban suamimu untuk menunaikan tanggung jawabnya kepada bapak dan ibunya.

Karena sebagian istri terkadang marah dan tidak terima melihat suaminya lebih perhatian kepada bapak dan ibunya.

Wahai Laki-Laki Jangan Pernah Lupa Bahwa Tanggung Jawab Menjaga Orang Tuamu Ada Dipundakmu, Bukan Pada Anak Perempuan

1-islam.com

Dan untuk para laki-laki jangan pernah lupa bahwa tanggung jawab menjaga ibu dan bapakmu ada dipundakmu, bukan pada saudarimu.

Maka sampai kapanpun jangan pernah kamu lupakan hal itu, sebab saudari perempuanmu akan lebih menghormati suaminya kelak setelah ia sudah menikah.

Karena kewajibannya telah berpindah pada suaminya, dan jangan mengeluh ketika saudarimu lebih memilih menjaga suaminya.