Istri Menjadi Simalakama Bagi Suami, Saat Istri Tak Bisa Menjaga Kehormatannya Dengan Nilai Agama

  • 26
    Shares

Iya, seorang istri akan menjadi simalakama dalam kehidupan suaminya, saat ia tidak bisa menjaga segala keindahan yang ada pada tubuhnya dengan nilai-nilai agama. Bagaimana buah simalakama, jika suami terus menerus membiarkan istrinya dengan sifat yang demikian, tentu ia akan mendapat murka Allah. Tetapi saat pasrah dan memilih untuk menyerah dijalan halal yang paling dibenci Allah (Perceraian), maka hatinya akan sakit karena tak bisa melepas cinta yang dirasanya.

Perlu muslimah ketahui, bahwa tugas seorang wanita setelah menjadi seorang istri akan menjadi dua kali lipat. Kehormatan yang biasanya harus ia jaga untuk dirinya sendiri akan berubah menjadi kehormatan suami saat ia sudah menjadi yang halal bagi suaminya.

Maka celakalah seorang wanita saat dirinya tak bisa menyadari akan hal itu ketika sudah menjadi seorang istri, karena dirinya akan menjadi simalakama bagi suaminya saat ia tak bisa menjaga kehormatan dan segala keindahan yang ada pada tubuhnya dengan nilai agama.

Istri Yang Tidak Pandai Menjaga Kehormatannya Akan Membuat Suami Resah Berkepanjangan

abdulhakimhsb.wordpress.com

Istri yang tidak pandai menjaga kehormatan dirinya akan membuat suami selalu merasakan resah yang berkepanjangan. Mengapa demikian, karena saat suami dihadapkan dengan istri yang mempunyai perangai buruk inilah ujian Allah yang pertama yang harus ia benahi dalam berumah tangga.

Karena keshalehan seorang istri adalah penunjang kedua agar rumah tangga itu bisa selalu sakinah mawaddah warahmah, sebab penunjang pertamanya sudah jelas, yaitu adanya suami yang shaleh.

Istri Yang Tidak Bisa Menggunakan Malu Sebagai Pengendali Dirinya Akan Membuat Suami Merasa Malu Dimanapun Ia Berada

media.ihram.asia

Istri yang tidak bisa menggunakan malu sebagai pengendali dirinya akan membuat suaminya merasa malu dimanapun ia berada, baik dihadapan manusia ataupun dihadapan Allah.

Karena saat wanita berlaku seadanya dalam keadaan ia sudah menjadi seorang istri dari suaminya, yang menjadi identitas utama ketika dirinya melakukan kesalahan pasti yang akan disebut pertama kali adalah nama suaminya. Seperti halnya “Eh, istrinya sifulan sifatnya mah gitu…nggak bisa jaga harga dirinya”, dimana-mana pasti sudah begitu adanya.

Sebab ketika seorang wanita sudah berkeluarga, semua yang ada pada dirinya sudah menjadi tanggung jawab dari suaminya. Dan sungguh malang seorang suami yang mempunyai istri seorang wanita yang tidak bisa menjaga kehormtan dirinya dengan baik, sebab kehormatan yang terletak pada dirinya adalah kehormatan suaminya. Dan saat ia menanggalkan kehormatan dirinya, maka ia sudah menanggalkan kehormatan suaminya.

Istri Akan Menjadi Malapetaka Bagi Suami Saat Dirinya Tak Bisa Menghargai Nasehat Bijak Suami

muslimjiwa.blogspot.co.id

Istri akan menjadi malapetaka bagi suami saat dirinya tak bisa menghargai nasehat bijak suami. Karena ada sebagian wanita yang memang terus ngeyel kepada nasehat seorang suami, apalagi ketika wataknya yang memang selalu mau menang sendiri. Ketika saat itulah ia akan membawa bencana pada kehidupan rumah tangganya, jika sifatnya cenderung egois dan mau menang sendiri.

Istri Akan Menjadi Musibah Pada Suami Saat Dirinya Tak Pernah Mau Menyadari Tabi’at Buruknya

plus.google.com

Istri akan menjadi musibah pada seorang suami, saat dirinya tak pernah mau menyadari tabi’at buruknya. Karena saat seorang istri tak mau menyadari tabi’at buruknya, tak mau mendengar arahan baik suaminya, maka ia akan menjerumuskan pada suaminya, baik didunia maupun dihadapan Allah kelak.

Istri Akan Menjadi Penyebab Suami Masuk Nerakanya Allah, Saat Dirinya Tak Mampu Menyadari Tanggung Jawabnya

islamedia.com

Istri akan menjadi penyebab suami masuk nerakanya Allah, saat dirinya tak mampu menyadari tanggung jawabnya. Karena saat seorang istri tak bisa mengingat betapa besar tanggung jawabnya, ia akan berbuat semaunya dan berbuat seadanya tanpa memikirkan bagaimana tanggung jawab suaminya kelak dihadapan Allah.

Semua sifat istri yang demikian, akan menjadi simalakama bagi suami. Mengapa demikian, karena saat suami membiarkan istrinya tetap berlaku demikian, maka dirinya akan rugi dihadapan Allah. Dan ketika ia mengambil jalan pintas untuk melakukan cara halal yang dibenci Allah, yaitu perceraian…maka rugilah hatinya, karena ia masih sangat mencintainya.

Jadi yang paling tepat adalah teruslah para suami bersabar mengahdapi sifat istri yang demikian, ini hanya sebuah ujian sementara agar kamu selalu mengingat kebesaran Allah dalam setiap inci kehidupan rumah tangga yang kamu bangun.