Hijab dan Akhlaq Adalah Kewajiban yang Berbeda, Jangan Kaitkan Jadi Satu Bila Antara Keduanya Belum Baik

  • 15
    Shares

Banyak diantara kita yang sering menjudge seseorang ketika mau berhijrah menggunakan hijab dengan bahasa yang kasar dan prasangka buruk, sebab ia mengetahui masa lalunya penuh dengan kemaksiatan.

Padahal, menjadi lebih baik itu memang hak semua orang sebagai hamba Allah, lalu untuk apa kita selalu mempermasalahkan masa lalunya yang kelam.

Dan perlu juga kita ketahui, bahwa antara kewajiban berhijab dan berakhlaq adalah dua hal yang berbeda, maka jangan sampai kita mengaitkan menjadi satu saat antara keduanya belum bisa terjaga sempurna.

Jika Akhlaqnya Belum Baik Maka Komentari Akhlaqnya Saja, Jangan Bawa-Bawa Hijabnya

instagram.com/melodyprima

Jika memang orang lain bersalah karena akhlaqnya yang belum bisa baik, maka cukup kita salahkan akhlaqnya saja, dan tidak usah menghina hijab yang ia kenakan.

Karena kebanyakan diantara kita yang seenaknya menghakimi kesalahan seseorang dengan terus menerus mengaitkan hijab yang dipakainya.

Jika Memang Ingin Kita Menegurnya, Maka Tegurlah Dia Dengan Bahasa Yang Sopan

instagram.com/zeezeeshahab

Dan jika memang kita ingin menegurnya, maka tegurlah dia dengan cara dan bahasa yang sopan, tidak menyakiti dan tidak pula menghina.

Sebab tak sedikit dari kita yang niatnya ingin menegur ataupun menasehati, tapi ujung-ujungnya malah menjudge ataupun mencaci, hanya karena cara yang digunakan untuk menengur salah.

Jika Tidak Berani Menegur Ataupun Memberi Nasehat, Bijakkanlah Lisan Untuk Tidak Mengabarkan Kesalahannya Pada Yang Lain

instagram.com/zeezeeshahab

Lain lagi bila kita enggan atau tidak ada keinginan untuk menegur, karena tak jarang pula kita temui diantara kita yang memang easy going dengan perubahan sesama.

Lantas tidak berhenti disitu saja, boleh kita tidak mau menasehatinya jika memang belum mampu, tai bijakkanlah lisan untuk tidak mengabarkan kesalahannya pada yang lain dengan membuka wacana untuk bergosip.

Kita Tidak Usah Terlalu Sibuk Mengahkiminya, Sebab Doasa-Dosa Yang Ia Kerjakan Adalah Urusannya Dengan Allah

instagram.com/zeezeeshahab

Intinya, jika kita melihat orang lain belum baik sepenuhnya, maka tidak usah terlalu sibuk menghakiminya, sebab dosa-dosa yang ia kerjakan, terlebih dimasa yang lalu bukan urusan kita tapi urusannya dengan Allah.

Oleh karenanya, jagalah hati dan lisna kita untuk tidak menjudge ataupun mencibir dia yang antara akhlaq dan hijabnya belum bisa baik secara sempurna, karena bagaimanapun dia juga sama seperti kita, yaitu belum sepenuhnya bisa sempurna.

Bijaklah Menjaga Hati, Jika Tidak Mau Kita Ikut-ikutan Berdosa Karena Salah Dalam Berkomentar

instagram.com/zeezeeshahab

Iya, bijaklah menjaga hati, jangan menjudge, jangan mencibir, dan jangan menghakimi orang lain hanya karena menurut kita dia belum bisa baik secara benar, jika tidak mau pada akhirnya kita ikut-ikutan berdosa karena salah dalam berkomentar.

Ingat, keadaan masalalunya, hijabnya, dan akhlaqnya, jangan biasakan kamu kaitkan menjadi satu, jika diantara salah satunya belum baik, karena memang diantara ketiganya itu memiliki tempatnya masing-masing untuk senantiasa diasah menjadi lebih baik.,