Hati-Hatilah Muslimah Terhadap Pria Yang Lihai Memakai Kata Indah Berkedok Islami

  • 14
    Shares

Berhati-hatilah wahai wanita muslimah terhadap seorang pria yang selalu dengan lihai mengatakan kata-kata gombal berkedok islami. Karena hal itu ia lakukan hanya untuk mengelabuhi pikiranmu agar kamu meleleh dan berbunga-bunga. Dia memberimu sinyal bahwa ia adalah seorang pria yang baik menurut dirinya sendiri.

Padahal sebenernya pria yang baik tidak butuh pengakuan agar dirinya nampak terlihat baik didepan matamu. Karena pria yang baik itu tak pernah sesekali melepas kendalinya dengan mudah hanya untuk sekedar mengendalikan hatimu.

Ingatlah, pria yang suka menggombalimu dengan kata-kata manis berkedok islami itu bukanlah sosok pria yang baik. Jadi tidak usah bangga, apalagi sampai membuatmu tidak bisa tidur, tidak enak makan, tidak mau mandi dan bahkan sampai-sampai kamu melupakan shalatmu hanya karena kamu sibuk melayani kegombalanmu.

Karena pria yang baik itu tidak akan menyengsarakanmu dengan kelakuan dosa, apalagi cuma dengan kata-kata manis berkedok islami. Karena jika ia memang baik, ia akan segera memantapkan hatinya untuk mendatangi walimu. Dan kata-kata indahnya hanya akan terdengar saat ia sudah siap berjanji didalam ijab qabul pernikahannya.

Jangan Percaya Jika Pria Berkata “Izinkan Aku Menjadi Imam Dalam Hidupmu”, Karena Seorang Imam Makmumnya Banyak

satumedia.co

Ingat, jangan langsung percaya jika pria berkata “Izinkan aku menjadi imam dalam hidupmu’, karena seorang imam makmumya banyak. Hati-hatilah, takut kamu hanya menjadi makmumnya yang kedua, ketiga, dan keempat apalagi.

Karena jika ia memang ingin menjadikanmu sebagai mmakmumnya dalam kehidupannya, ia takkan pernah selalu berbasa-basi didepanmu dengan hanya sebuah perkataan yang indah seperti itu. Sebab pria yang benar-benar ingin membuatmu sebagai makmumnya ia akan segera mendatangi walimu.

Jangan Terlena Jika Pria Berkata “Kuingin Meraih Syurga Bersamamu”, Ingatlah Syurga Tak Dapat Diraih Melalui PACARAN

nettik.net

Jangan terlena saat pria yang ada didepanmu berkata “Kuingin meraih syurga bersamamu”, hey…sadarlah ukhti, sebenarnya dia sedang berbohong. Karena syurga Allah itu tidak bisa didapatkan dengan jalur ia terus-terusan mengajakmu bermaksiat dalam indahnya berpacaran.

Jangan Tersipu Jika Pria Berkata “Kuingin Melihat Keindahan Syurga Yang Ada Padamu”, Sadarlah Bahwa Ia Sedang Melecehkanmu

tandapagar.com

Jangan sampai ukhti tersipu saat pria yang ada bersama dengan anda tanpa ikatan resmi pernikahan berkata “ Kuingin melihat keindahan syurga yang ada padamu, karena dengan sikap baikmu yang seperti bidadari syurga selalu membuatku sadar akan kebaikan”.

Widih….siapa yang tidak meleleh, jika mendengar perkataan indah seperti itu. Tetapi seindah-indahnya kata-kata yang terlontar dari mulut laki-laki yang belum mengahlakanmu, tetap saja itu hanya sebuah bualan belaka.

Dan sadarlah saat kalimat manis tadi terlontar dari mulutnya, ia sebenarnya sedang melecehkanmu sebagai muslimah. Sebab keindahan syurga yang ada pada diri seorang wanita hanya bisa dilihat saat ia mampu menjadikannya yang halal untuknya.

Jangan Bangga Jika Pria Berkata “Kamu Seperti Rembulan Yang Bersinar”, Karena Sinar Bulan Bisa Ditatap Oleh Siapapun

dwigustia.blogspot.co.id

Dan janganlah sampai kamu merasa bangga saat pria selalu menyanjungmu dengan perkataan “Kamu seperti rembulan yang bersinar”. Ketahuilah bahwa sinar rembulan bisa dilihat oleh siapapun, dan jika kamu diibaratkan seperti berarti dirimu belum bisa bernilai. Karena bisa jadi semua laki-laki bisa memandangmu dengan sesuka hatinya.

Beda lagi saat pria berkata “Kamu bagaikan matahari yang bersinar”. Nah, baru jika seperti ini kamu bisa merasa senang, karena sinar matahari memang tak bisa ditatap oleh sembarangan orang, dan dengan sinarnya pulalah ia menundukkan bagi mata-mata yang melihatnya.

Tersentuhlah Jika Pria Berkata “Aku Ingin Mendatangi Walimu Untuk Meminta Izin Mennjadikanmu Penyempurna Agamaku”

www.rumahkeluargaindonesia.com

Tersentuhlah jika pria berkata “Aku ingin mendatangi walimu untuk meminta izin menajdikanmu sebagai penyempurna agamaku”. Karena laki-laki yang baik memang tidak butuh kata-kata indah untuk terus menjagamu sebelum menjadikanmu sebagai yang halal terlebih dahulu.