Disudut Hati Seorang Pendosa Tetap Ada Keinginan Untuk ke Surga. Jadi, Jangan Mencacinya!

  • 1.6K
    Shares

Jangan merasa diri telah suci dari dosa, sekalipun ibadahmu telah lebih banyak dan baik daripada yang lainnya. Rendah hatilah, dan jagalah hatimu sebaik mungkin, agar nilaimu di mata Allah benar-benar baik.

Jagalah lisan dan pikiranmu, jangan suka mencaci dan menghakimi dia yang saat ini masih berdosa dan sering bermaksiat, sungguh disudut seorang pendosa sekalipun tetap ada keinginan untuk ke surga.

Doakan ia, sungguh doa baikmu sebagai saudara seiman sangat dibutuhkan, ketimbang cacian dan penghakimanmu yang selalu menyakitkan.

Doakan Saja Dirinya Agar Cepat Mendapat Hidayah, dan Kembali Lagi Dalam Aturan-Nya

instagram.com/fitrianifakhrizal

Untuk itu doakan saja dirinya agar cepat mendapatkan hidayah, doakan agar Allah menyentuhnya dengan kebaikan-Nya, dan kembali lagi dalam aturan-Nya.

Sungguh doa terbaikmu sangat ia butuhkan, daripada kata-kata kasar yang hanya akan membuatnya menjauh dari kebaikan.

Doa Baikmu Lebih Ia Butuhkan Daripada Hinaan dan Cacian Burukmu

 

instagram.com/fitrianifakhrizal

Doa baikmu lebih ia butuhkan daripada hinaan kejimu, doa baikmu lebih ia senangi daripada cacian burukmu, sebab itulah mengapa kamu harus tetap emngendalikan dirimu agar tidak menghina dan mencaci keburukannya.

Doamu Lebih Berarti Baginya, Daripada Celaan yang Hanya Akan Membuatnya Lemah

instagram.com/fitrianifakhrizal

Lagipula, cobalah kamu berpikir sejenak, bayangkan jika kamu berada dalam posisinya, tentu kamu pun tidak akan senang bila dalam keadaanmu yang bersalah banyak orang yang menghina dan mencacimu.

Pasti sakit bukan? iya, hal itulah yang akan kamu rasakan, maka doakan saja dirinya dengan kebaikan saja, karena doamu lebih berarti baginya daripada celaan yang hanya akan membuatnya lemah.

Doamu Akan Lebih Bermanfaat Baginya, Daripada Umpatanmu yang Tidak Ada Gunanya

instagram.com/fitrianifakhrizal

Untuk itu, doakan saja dirinya dengan kebaikan tiada henti, biarkan kesalahan dan dosanya menjadi urusan Allah, kamu tidak usah sibuk-sibuk mengurusnya.

Karena daripada kamu mengurus dosanya, lebih baik kamu urus hatimu agar tetap rendah dan mampu mendoakan kebaikan baginya, karena doamu akan lebih bermanfaat baginya, daripada umpatanmu yang tidak ada gunanya.

Doamu Akan Lebih Menjaminnya Kebaikan, Daripada Cacianmu yang Selalu Menyakitkan

instagram.com/fitrianifakhrizal

Dan yang pasti doamu akan lebih menjaminnya kebaikan, doamu lebih menjaminnya mampu berubah, maka doakan saja dirinya agar cepat Allah ketuk hatinya dengan hidayah, agar dia kembali hijrah.

Sebab doa tulusmu lebih ia butuhkan daripada cacian buruk yang hanya akan membuatnya sakit dan merasa frustasi.