Cara Memperkuat Hubungan Orang Tua dan Anak, Lakukan 8 Hal Sederhana Ini

idntimes.com

Mengasuh anak dimulai dari sejak dalam kandungan, dan jangan beranggapan bahwa mendidik anak ketika sudah lahir dan menjadi anak-anak.

Pola asuh inilah yang membentuk bagaimana ikatan antara orang tua dan anak.

Karena pola asuh anak bisa menyebabkan hubungan orang tua dan anak merenggang. Sehingga bisa mempengaruhi kehidupan sosial dan lingkungannya.

Agar hubungan orang tua dan anak semakin kuat, perlu melakukan beberapa hal ini. Seorang psikologi anak, Meghna Yadav membagikan kiat-kiatnya ini diantaranya:

1. Anak Baru Lahir
Orang tua harus berhati-hati ketika anak sudah lahir, Karena otak anak mengalami sejumlah pengalaman yang luar biasa.

Sang anak mendengar percakapan mereka, melihat wajar mereka, sehingga menjadi episode sensitif. Orang tua harus berinvestasilah di tahun-tahun awal dengan sangat hati-hati.

2. Ikuti Rutinitas
Orang tua harus mengikuti rutinis meski merasa bosan.

Misal kapan waktu mandi, kapan membacakan dongeng, karena rutinitas inilah yang memberi sinyal pada otak anak.

Semua aktivitas sehari-hari yang membuat orang tua dan anak melakukannya dengan indah.

3. Mengetahui Dasar-dasarnya
Orang tua harus mengetahui dasar-dasar pertumbuhan anak setiap menitanya.

Merawat anak sesuai usianya, pelajaran membaca, menulis. Dan berikan waktu kepada anak untuk siap meraih pencapaian tertentu.

Serta berikan kepercayaan kepada kapasitas mereka. Dan jangan pernah membandingkan anak dengan anak orang lain.

4. Menjadi Teladan
Orang tua adalah cerminan bagi anak-anaknya, sehingga akan mengikuti perintah dan melakukannya di depan mereka.

5. Fokus Pada Pekerjaan Rumah
Penelitian sudah membuktikan bahwa ikatan paling baik jika dan mengalir melalui tugas-tugas sehari-hari.

Ajaklah anak untuk mencuci piring, melipat baju, momen seperti inilah akan memberikan kesempatan untuk bercakap-cakap dan terhubung dengan anak.

6. Waktu Makan
Kebiasaan keluarga paling berdampak dan berperan dalam perkembangan kepribadian anak adalah makan bersama.

Waktu makan bersama keluarga setidaknya dilakukan satu kali misal makan malam.

7. Mengakui Kekecewaan
Tidak semua anak langsung terbuka kepada orang tuanya, maka dari itu orang tua harus berbicara dengan mereka tentang apa yang terganggu.

Ajari anak bagaimana cara mendiskusikan perasaan mereka sehingga akan membantu anak memasuki usia remaja.

8. Investasikan Diri
Mengasuh anak adalah pekerjaan yang paling berharga dan tidak peernah berakhir. Fokus pada kesehatan fisik dan emosional kita sendiri agar bisa membesarkan anak dengan baik.

Investasikan diri dengan cara meluangkan waktu untuk diri sendiri. Karena orang tua yang bahagia akan membesarkan anak-anak yang bahagia.

Lingkungan positif di rumah berperan sebagai oksigen bagi ikatan orangtua dengan anak.