Bisa Jadi Standart Tinggimu Dalam Memilih Justru yang Membuatmu Menjadi yang Tak Terpilih

  • 4
    Shares

Introspeksi diri dalam menunggu itu perlu, terlebih kamu harus tahu sosok jodoh seperti apa yang benar-benar kamu butuhkan nanti, karena bisa jadi standart tinggimu dalam memilih justru yang membuatmu menjadi yang tak terpilih.

Lantas apakah salah menargetkan seseorang yang segala sesuatunya baik? tidak, malahan itu baik, tapi kamu harus selalu sadar, bahwa tidak ada satupun manusia di dunia ini memiliki kisah dan kehidupan yang mulus tanpa cacat, sebab pasti dia memiliki kekurangan.

Karena sejatinya Allah menciptakan manusia itu berpasang-pasangann tak lain agar kamu menikmati masa saling melengkapi satu sama lain. Untuk itu periksalah kembali niat dan iginmu, takut itulah yang menjadi boemerang kamu menjadi jombo sejati.

Jangan Mematok Pasangan yang Sempurna, Karena Sampai Kapanpun Kamu Tidak Akan Menemukannya

instagram.com/reistaputrii

Selalu ingatkanlah hati bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini, jadi jangan kelewat batas menentukan kriteria tentang jodoh.

Jangan mematok pasagan yang sempurna dan segalanya harus sebar baik, karena sampai kapanpun kamu tidak akan pernah menemukannya.

Ingat, Cinta Itu Bermula Dari Saling Menerima Kekurangan dan Kelebihan Masing-masing

instagram.com/natura_project

Dan kamupun harus ingat, bahwasannya cinta itu bermula dari saling menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing, bukan saling angkuh memperlihatkan kesempurnaan yang dimiliki.

Yang menjadi sebuah hubungan itu berarti dan memakna indah, sakinah, mawaddah, warahmah bukan karena keduanya adalah manusia yang indah dengan banyak kelebihan. Tapi ketika keduanya mampu memoles kekurangan menjadi sempurna dengan kelebihan yang ada.

Yang Menjadi Kebersamaan Itu Istimewa Bukan Karena Keduanya Telah Sempurna, Tapi Saat Keduanya Mampu Saling Menerima

instagram.com/natura_project

Yang menjadi kebersamaan dengan jodoh itu istimewa, bukan karena keduanya telah sama-sama sempurna, tapi saat keduanya saling melunakkan hati untuk mampu saling manerima.

Maka salah, jika kamu beranggapan dengan seseorang yang sempurna hidupmu kelak akan bahagia, karena bahagia itu hadir saat kamu rendah hati saling bahu membahu menutupi kekurangan yang ada dengan kelebihan masing-masing.

Sungguh Jika Kamu dan Dia Sudah Sama-sama Sempurna Maka Pasti Kebersamaan yang Ada Akan Ricuh Dengan Saling Menuntut

islamkafah.com

Ketahuilah, sungguh jika kamu dan dia sudah sama-sama sempurna, sudah sama-sama banyak memiliki kelebihan, bahkan bisa dikatakan nyaris sempurna, maka pasti kebersamaanmu dengannya akan ricuh dengan saling menuntut.

Mengapa demikian? karena biasanya, seseorang yang segala sesuatunya memprioritaskan kesempurnaan, maka pasti untuk angkuh mengatakan aku benar dan aku baik tidak akan sulit dilakukannya.

Sebaliknya, Jika Kamu dan Dia Sadar Memiliki Kekurangan, Maka Untuk Lebih Sibuk Melengkapi Akan Mudah Terlaksanakan

instagram.com/natura_project

Tetapi sebaliknya, jika kamu dan dia sadar memiliki kekurangan, maka untuk lebih sibuk saling melengkapi  akan mudah terlaksanakan.

Sehingga akhirnya kamu mengerti bahwa bukan yang sempurnalah yang membawa bahagia tapi saat hatimu dan hatinya sempurna bersyukur saling menerima.