Bicaralah Dari Hati ke Hati, Karena Hati Lebih Tajam Mendengar Daripada Telinga

  • 3
    Shares

Kesalahan pada pasanganmu tidak usah kamu permasalahkan dengan sangat, walau benar kesalahannya adalah sangat besar dimatamu, tapi kamu harus ingat bagaimanapun dialah yang Allah pilih sebagai penyempurnamu.

Bila memang kamu tidak terima dengan kesalahan yang diperbuatnya, maka introspeksilah dengan bijak, karena kamupun punya kesalahan dalam dirimu, hanya saja saat ini Allah masih menutupnya.

Lantas tidak ada gunanya kamu marah-marah ataupun menysalinya, tapi yang harus kamu lakukan adalah bicaralah dari kehati, karena hati lebih tajam mendengar daripada telinga.

Jika Berbicara Lemah Lembt Saja Membuatnya Luluh, Kenapa Harus Menggertakkan Gigi Dihadapannya Dengan Amarah?

Kemuliaan Sedekah via youtube

Untuk apa marah-marah dan mengeluarkan kata hina didepannya, terlebih bila kamu seorang pemimpin, karena tugasmulah yang memang harus menjadikannya benar kembali.

Kendalikan emosimu, walau benar kamu sangat kesal terhadapnya. Sebab, jika berbicara lemah lembut saja bisa membuatnya luluh dan sadar, kenapa harus buang otot menggertakkan gigimu dihadapannya dengan amarah?

Pasanganmu Bukan Makhluq Yang Sempurna, Maka Jangan Amarah Hanya Karena Kesalahan Yang Diperbuatnya

Hijab Love Story Eps.3 via youtube

Ditengah amarahmu yang memuncak tetaplah ingat bahwa pasanganmu bukan makhluq yang sempurna, maka jangan amarah hanya karena kesalahan yang diperbuatnya.

Sadar dan sabar, dua hal inilah yang harus kamu tanamkan dihati, agar kamu bisa mengendalikan egomu untuk marah-marah tidak jelas. Dan ingat, tak semua masalah harus berakhir dengan kekerasan, apalagi yang ada dihadapanmu adalah seorang wanita.

Tanyakan Dengan Baik-Baik Apa Yang Membuatnya Melakukan Kesalahan, Sebab Kesalahan Ada Yang Disengaja Dan Ada Juga Yang Tidak

Hijab Love Story Eps.3 via youtube

Namun, berbicaralah secara bijaksana dengan suara yang tidak menantang, tanyakan kepadanya dengan baik-baik apa yang membuatnya melakukan kesalahan tersebut, sebab terkadang kesalahan ada yang disengaja dan ada juga yang tidak disengaja.

Dan satu hal lagi yang perlu kamu ingat, bahwa kesalahannya adalah urusan Allah, maka jangan menghakiminya dengan kejam, cukup kamu arahkan dia kembali kepada jalan yang benar.

Nasehati Dia Dengan Penuh Rasa Sabar Dan ikhlas, Jika Memang Kamu Mengakui Bahwa Dirimu Adalah Penyempurnanya

Hijab Love Story Eps.3 via youtube

Tetap jagalah kehormatannya, walau besar kesalahannya tetap ingatlah bahwa dia istrimu, dan dia punya hak untuk kamu tegur dan bimbing kembali kejalan yang benar.

Juga, jangan permalukan dia didepan orang banyak, bila ingin menegurnya maka tegurlah dia dikala kamu hanya bersama dengannya.

Maka jika kamu mengakui bahwa dirimu adalah penyempurnanya, jangan sampai kamu menegurnya didepan orang lain, baik didepan orangtuamu ataupun didepan oangtuanya.

Aibnya Adalah Aibmu Juga, Maka Sudah Sepantasnya Kamu Menasehatinya Dengan Penuh Rasa Sabar Dan Tetap Berkasih Sayang

Hijab Love Story Eps.3 via youtube

Sadarilah dengan bijak, aibnya adalah aibmu juga, maka sudah sepantasnya kamu menasehatinya dengan penuh rasa sabar dan tetap berkasih sayang, bukan dengan marah-marah atau menghina dengan kata tidak pantas.

Kamu adalah pemimpinnya, maka ayomilah dia dalam keadaan apapun, jika ada yang harus diperbaiki maka perbaikilah dengan penuh tanggung jawab, bukan emosi.