Belajarlah Menjadi Seorang Wanita Akhir Zaman Yang Memiliki Kepribadian Seperti Ibunda Khadijah

  • 12
    Shares

Belajarlah dan bercita-citalah menjadi seorang wanita akhir zaman yang memiliki keperibadian mulia seperti ibunda khadijah Radliyallahu A’nhaa. Bagaimana beliau? Yaitu sosok perempuan yang tangguh dalam mengemban tugasnya sebagai seorang wanita muslim, yang selalu memuliakan dirinya dengan aklaq mulia yang dimilikinya.

Yang tak sekedar menjadi istri bagi suaminya, namun pula sebagai kekuatan terbesar bagi suaminya dalam mendukung setiap langkah suaminya dalam menyiarkan agama Allah.

Bukan ia yang hanya menjadi penyebab suaminya berjalan pada jalan yang mendekatkannya pada pintu api neraka. Siapakah wanita itu? Yaitu yang tak bisa menjaga kehormatan dirinya dan kehormatan suaminya dengan penuh kebijaksanaan hati dan iman didada.

Seorang Wanita Yang Tangguh, Yang Dengan Ketangguhannya Ia Selalu Mendukung Suaminya Dalam Kebaikan Setiap Saatnya

rojana.net

Seorang wanita yang tangguh, yang dengan ketangguhannya ia selalu mendukung setiap kebaikan yang dilakukan oleh suaminya dalam setiap saatnya.

Sebab tak jarang jaman sekarang wanita yang kehadirannya hanya menjadi penghalang agar suaminya tak berbuat kebaikan, dan hanya menjadi malapetaka bagi suaminya baik dihadapan Allah ataupun dihadapan manusia.

Siapakah wanita tersebut? Yaitu seorang wanita yang tak senantiasa membidik hatinya dengan manismu ilmu, sehingga iapun tak tahu menangguhkan dirinya sebagai wanita yang berakhlaq mulia, yang sikap dan perilakunya hanya seadanya dalam menunaikan tanggung jawabnya.

Seorang Wanita Yang Luar Biasa, Yang Rela Mengeluarkan Apa Yang Dimiliki Demi Kebaikan Suaminya

pejuangcahaya.wordpress.com

Dan bagaimanakah sifat bunda khadijah dulu dalam menyandang sebagai istri? Yaitu ia selalu menjadikan dirinya seorang wanita yang luar biasa, yang keluar biasaannya selalu membuat Rasulullah SAW kagum akan sifat mulianya dalam mendukung setiap langkah perjuangannya dalam menyiarkan agama islam.

Yang habis-habisan mengeluarkan apa yang dimilikinya demi kebaikan suaminya, dan adakah istri jaman sekarang yang seperti itu? Yang jelas ada, namun paling hanya segelintir orang saja.

Sebab wanita jaman sekarang seakan-akan lebih sayang pada hartanya, pada cincin berliannya, dan kalung mutiaranya daripada suaminya.

Buktinya, sulit ditemui seorang istri yang dengan kesungguhan hati berkata “Mas, kalung-kalung permata yang kamu belikan kemaren dijual saja, dan uangnya sedekahkan saja pada orang fakir miskin”.

Dan paling yang ada berkata “Mas, kapan beliin kalung permata kayak punya tetangga?”, ada tidak? Pasti jawabannya tentu adalah, karena tak sedikit wanita jaman sekarang yang kerjaannya hanya menuntut suami.

Seorang Wanita Yang Selalu Menjadi Tempat Kembali Untuk Suaminya, Sebagai Wanita Yang Penuh Solusi

republika.co.id

Sulit juga wanita jaman sekarang yang menjadikan dirinya sebagai tempat satu-satunya kembali sang suami dalam rasa penatnya sebagai wanita yang penuh solusi, sebab yang banyak hanya wanita penuh ambisi untuk mengutarakan inginnya kepada suami.

Padahal wanita harus selalu menyadari hal demikian, yaitu buatlah dirimu sebagai wanita yang penuh solusi, agar apa? Agar suamimu selalu mencurahkan segala keluh kesahnya hanya padamu dengan penuh kepercayaan yang tinggi, sebagai penguat dari segala masalah-masalah yang selalu menghampirinya.

Seorang Wanita Yang Tak Pernah Tergantikan Di Hati Suaminya, Sebab Kedermawanannya Dalam Berakhlaq Mulia

mawaddahcenter.com

Seorang wanita yang tak pernah tergantikan dihati suaminya, sebab kedermawanannya dalam berakhlaq mulia. Sehingga dimanapun dan kapanpun sang suami selalu merindukan kasih sayang yang selalu tulus darimu, bukan dari orang lain.

Karena tak jarang pula kita temui, seoarang suami nggak betah dirumah, nggak pernah membuak masalahnya pada sang istri, yaitu hanya karena istrinya tak mampu bersikap dan berperilaku yang baik.

Sehingga suamipun merasa risih untuk berbagi, dan lebih parahnya lagi banyak para lelaki yang malah lebih percaya pada istri orang lain daripada istrinya sendiri.

Sebab itulah pandailah wahai wanita untuk terus membidik hatimu dengan kedermawanan akhlaq mulia, agar kau selalu tahu caranya memuliakan tanggung jawabmu dalam mengurus suamimu.

Seorang Wanita Yang Tak Pernah Menampakkan Kepanikan Didepan Suaminya, Sebab Pandainya Ia Dalam Bersabar Dan Berikhlas Hati

bluezevas.wordpress.com

Dan berusahalah pula untuk menjadi seorang wanita yang tak pernah menampakkan kepanikan didepan suaminya, sebab pandainya dirimu dalam bersabar dan berikhlas hati.

Jadikanlah dirimu sebagai penguat terhebat suamimu saat ia dalam sebuah masalah yang membelenggu, karena masalah apapun yang dihadapi oleh suamimu bila kau pandai dalam menenangkannya maka sudah tentu ia akan selalu merasa baik setiap saatnya, sebab kedamaian yang kau cipta untuknya.