Wanita, Jangan Biasakan Diri Mengundang Iri Orang Lain Dengan Memamerkan Nikmat Yang Kau Dapatkan

  • 25K
    Shares

Wanita harus tahu bahwa segala nikmat yang diberikan oleh Allah harus disyukuri dengan bijak dan dinikmati dengan penuh syukur.

Maka, saat mendapat tambahan nikmat dari Allah hendaklah merendahkan hati dengan penuh syukur, jangan mengundang iri orang lain dengan terus menerus memamerkan nikmat yang telah kau dapatkan.

Mengapa hanya wanita yang perlu diperingati? Karena wanita cenderung lupa diri ketika mempunyai sesuatu yang baru dalam hidupya, terutama apabila yang baru tersebut bernilai berharga, ntah itu perhiasan ataupun barang-barang branded lainnya.

Buktinya tak sedikit dari mereka yang berpose sana sini mengabarkan pada dunia saat mempunyai sesuatu yang berharga dan bernilai, tanpa memikirkan hati-hati mereka yang juga ingin namun tak bisa mendapatkannya dengan mudah.

Mereka tidak menyadari bahwa dengan tingkahnya tersebut, ada sebagian hati yang kahirnya mengeluhkan keadaan dan mendekte Allah karena perasaan iri yang menyeliputi hati.

Dan parahnya lagi akibat ketidak bijaksanaannya ia dalam menghargai nikmat dari Allah, ada sebagian mereka yang sudah menyandang “Istri” menjadi banyak menuntut kepada suami, sehingga iapun durhaka kepada suaminya.

Berbijkasanalah Ketika Mendapat Nikmat Dari Allah, Tidak Usah Kegirangan Mengabarkan Hanya Untuk Mendapatkan Penilaian Dari Manusia

agnijovita.blogspot.com

Sebab itulah wahai wanita, berbijaksanalah ketika engkau mendapat tambahan nikmat dari Allah, tidak usah kegirangan mengabarkan kepada dunia hanya untuk mendapatkan penilaian dari manusia.

Mungkin awalnya kamu hanya ingin seru-seruan untuk terlihat keceh, tetapi dengan tindakanmu yang demikian tanpa sengaja kamu telah membuat sebagian hati lainnya berdosa.

Tetaplah Jaga Nikmat Yang Kau Dapatkan Dengan Sederhananya Syukur Kepada Allah

pojoksatu.id

Ingatlah dengan bijkasana, untuk tetap menjaga nikmat yang kau dapatkan dari kemurahan Allah tadi dengan sederhananya syukur kepada sang pemberi nikmat. Jadi, tidak usak terlalu bersemangat dan bergembira hingga berpikir bijakpun tak bisa kamu lakukan.

Dan jika kamu memang begitu ingin memeriahkan rasa bahagiamu karena telah mendapatkan tambahan nikmat dari Allah, maka tindakan yang paling bijaksana dan mengagungkan adalah bersedekah, karena dengan sedekah hal itu membuktikan bahwa kamu tidak hanya menyenangi nikmat dunia, tetapi nikmat akhirat.

Jangan Membiasakan Diri Mengundang Derita Hati Orang Lain Dengan Terus Memamerkan Tanpa Henti Nikmat Yang Kau Dapatkan

jawapos.com

Jangan membiasakan diri mengundang derita hati orang lain dnegan terus menerus memamerkan tanpa henti nikmat yang kau dapatkan. Sadarilah dengan penuh kebijakan hati yang besar, bahwa ada sebagian dari mereka yang belum tentu bisa dengan ikhlas menerima kenyataan hidupnya.

Karena bisa jadi saat ia melihatmu, maka hatinyapun terpukul, hingga akahirnya menghalalkan segala cara agar bisa seperti dirimu.

Dan ketika demkian siapa yang menyuruhnya berdosa? Yaitu kamulah orang pertama yang menyuruhnya berdosa, sebab akibat ketidak bijaksananmu dalam menjaga nikmat ia melakukan suatu dosa.

Bersikap Dan Berperilakulah Bijaksana Saat Mendapat Tambahan Nikmat, Jangan Mengundang Hati Orang Lain Untuk Membenci

mediadangdut.com

Maka, bersikap dan berperilakulah bijaksana saat mendapat tambahan nikmat dari Allah, jangan mengundang hati orang lain untuk membenci.

Sebab, saat kau sedang berlaku seadanya dengan memamerkan segala yang kamu dapatkan dalam hidup ini, maka secara tidak sengaja dirimu telah menyuruh sebagian hati untuk membenci keadaan, membenci takdir Allah, dan menyuruh untuk selalu menyalahkan ketetapan Allah.

Bahagialah Sekedarnya Saja, Tetapi Bersyukurlah Sebanyak-banyaknya Dengan Terus Menjaga Hati Orang Lain

arah.com

Bahagialah sekedarnya saja, tetapi bersyukurlah sebanyak-banyaknya dengan terus menjaga hati orang lain. Karena syukur yang paling indah ketika mendapatkan tambahan nikmat dari allah, saat kau mampu untuk tidak menyakiti hati orang lain dengan terus merendahkan hatimu.