Wanita Berilmu Tidak Diihat Dari Seberapa Pandai Ia Berkata, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bijak Ia Berkata

  • 5K
    Shares

Wanita berilmu tidak hanya bisa dilihat dari seberapa pandai ia berkata dalam menyampaikan gagasan ataupun berpendapat, tetapi dilihat dari seberapa bijak ia berkata dalam kebaikan.

Bangga dikatakan cerdas, berpendidikan dan mampu menguasai bahasa yang bermacam-macam? Tentu bangga, tetapi ingatlah semua itu tidak akan ada gunanya jika kamu tidak mampu berilmu dengan bijaksana dalam mengendalikan semua kelebihan yang telah Allah anugerahkan kepadamu.

Seberpendidikan Apapun Seorang Wanita Jika Tidak Bisa Bijaksana Dalam Ucapan, Maka Ia Akan Dihinakan Dengan Ilmunya

www.ilinktours.com

Karena seberpendidikan apapun dirimu sebagai seorang wanita jika tidak bisa berbijaksana dalam menjaga ucapan, maka kamu akan dihinakan dengan ilmu yang kamu miliki.

Contohnya saat kamu tak bisa mengendalikan ucapan untuk berkata baik, maka orang lain akan mencelamu dengan berkata “Tidak ada gunanya berilmu jika ilmunya tidak dipakai, tidak ada gunanya mengenyam pendidikan tinggi jika tidak dapat meninggikan kualitas dirinya, tidak ada gunanya berpengetahuan luas jika tidak mampu memperluas aqidahnya dalam berkata”.

Sekecil Apapun Ilmu Seorang Wanita Jika Ia Mampu Berbijaksana Dalam Berkata, Maka Kualitasnya Akan Kalah Dengan Yang Berpendidikan

www.newstatesman.com

Tetapi sekecil apapun ilmu seorang wanita jika ia mampu untuk berbijaksana dalam berkata, maka sudah tentu kualitas dirinya akan mengalahkan yang berpendidikan, yang sudah bergelar S3 ataupun semacamnya.

Karena seseorang berilmu tidak dilihat dari seberapa tinggi pendidikannya, ataupun dari seberapa banyak gelarnya, tetapi seberapa banyak ia mengamalkan ilmunya dalam kebaikan, lebih khususnya dalam berkata.

Kualitas Diri Seorang Wanita Tidak Dilihat Dari Seberapa Banyak Ilmunya, Tapi Seberapa Bijak Ia Menggunakan Ilmunya Dalam Berkata

newsok.com

Karena kualitas diri seorang wanita tidak hanya dilihat dari seberapa banyak ilmu yang dimilikinya, tetapi dilihat dari seberapa bijaksana ia menggunakan ilmunya dalam berkata, dan seberapa pandai ia mengendalikan ucapannya melalui hati nuraninya.

Mulutmu Adalah Harimaumu, Dan Perkataanmu Adalah Cerminan Dirimu

scotsman.com

Karena mulutmu adalah harimau, dan perkataanmu adalah cerminan dirimu, maka jika perkataanmu tidak bisa terjaga dengan baik dan bijaksana, maka kemungkinan besar hatimu juga tidak bisa kamu kendalikan dengan baik dan bijaksana, karena bergeraknya lidah diawalai oleh bergeraknya hati lewat pikiran.

Pandailah Menggunakan Ilmumu Untuk Mengendalikan Hati, Pikiran, Dan Lidahmu Agar Selalu Bijaksana Dalam Berkata

www.huffingtonpost.com

Maka dari itu, jika kamu memang menganggap kamu sudah berilmu, pandailah menggunakan ilmumu untuk senantiasa mengendalikan hati, pikiran, dan lidahmu agar kamu selalu berbijaksana dalam berkata, dimanapun, kapanpun, dan siapapun lawan bicaramu.