Tidak Usah Membenci Dia yang Menyakiti Kita, Karena Dari Dia Kita Belajar Kuat, Tegar, Ikhlas dan Bersabar

  • 19.9K
    Shares

Tidak ada ceritanya hati yang tersakiti akan baik-baik saja selamanya, karena pasti bila telah mengingat perlakuan orang yang menyakiti maka hati kita seakan-akan menjerit ingin membalaslah.

Tetapi sadarlah, sesakit apapun rasa sakit yang menderu dihati kita tidak boleh membenci dia yang telah meyankiti. Iya, tidak usah membencinya, karena dari dialah sesungguhnya kita bisa belajar lebih kuat, tegar, ikhlas, sabar dan memaafkan.

Biarkan Orang Lain Menyakiti Kita, Tapi Pastikan Hati Kita Tidak Pernah Lusuh Dari Kata Sabar

instanblogging.blogspot.co.id

Jadi biarkan orang menyakiti kita dengan sangat kejinya, tapi disitulah pula kita harus pandai menjaga hati untuk tetap bersabar. Pastikan hati tidak pernah lusuh dari kata “sabar”, karena dengan demikian kita akan senantiasa belajar dan mengingat bahwa sampai kapanpun dan dimanapun kita tidak boleh menyakiti hati siapapun.

Sesakit Apapun Hati Kita, Tetaplah Sadar Bahwa Rasa Sakit Itu Hanya Sementara Dan Pastikan Kita Tidak Terpaku Didalamnya

Facetofeet.com

Sesakit apapun hati kita, tetaplah sadar bahwa rasa sakit itu hanyalah sementara, dan pastikan pula kita tidak terpaku didalamnya. Oleh karena itu, disaat orang lain menyakitimu dengan perkataan ataupun dengan sikapnya, maka sambutlah rasa sakit itu dengan kesabarn, karena dari situlah kamu akan belajar tersenyum ditengah derita.

Ikhlaslah, Karena Dengan Ikhlas Tentu Hati Yang Dulunya Sakit Akan Terobati Dengan Perlahan

 

rimma.com

Ikhlaslah, karena dengan ikhlas tentu hati yang dulunya sakit akan terobati dengan perlahan. Dan tentunya kamu saat kamu mengingat perlakuan orang yang menyakitimu, maka hatimu tidak akan baper untuk terasa sakit lagi.

Kuatlah, Karena Rasa Sakit Itu Hanya Jalan Agar Kita Senantiasa Melatih Hati Untuk Lebih Kuat

twitter.com

Kuatlah, karena rasa sakit itu sebenarnya hanya jalan agar kita mampu melatih hati untuk lebih kuat dan sabar. Boleh saja orang lain seenaknya menyakiti kita, tapi kita kudu siapkan hati untuk menerimanya dengan penuh kesabaran, kesadaran, dan keikhlasan, karena dari situlah hati akan terlatih kuat.

Dan Tegarlah, Karena Mungkin Dengan Rasa Sakit Ini Allah Akan Mengangkat Kita Menjadi Manusia Yang Lebih Mulia Disisi-Nya

twitter.com

Dan tegarlah, karena mungkin dengan rasa sakit ini Allah akan mengangkat kita menjadi manusia yang lebh mulia disisi-Nya. Sebab bisa jadi rasa sakit karena disakiti adalah ujian dari Allah, yang artinya kita memang harus selalu sadar bahwa dari situlah kita harus peka untuk sabar, ikhlas, dan memaafkan.