Memaafkan Bukan Berarti Kita Lemah, Tapi Itu Bukti Bahwa Kita Cukup Kuat Menahan Amarah

  • 2.4K
    Shares

Gampang memaafkan kesalahan orang lain itu bukan berarti kita lemah, tapi itu bukti bahwa kita cukup kuat untuk menahan amarah.

Itulah bukti bahwa kita cukup kuat untuk tidak membenci, mendendam, sehingga hati otomatis melunak dengan penuh kasih sayang dan memaafkan.

Lapangkan Hati Untuk Senantiasa Memaafkan, Meski Benar Kita Pernah Tersakiti Dengan Sangat

instagram.com/nikeandria_

Maka jangan takut harga diri dan wibawa kita jatuh, hanya karena kita lunak dalam memaafkan orang lain.

Ingat, berlapang hati seantiasa memberi maaf pada yang penah menyakiti kita itu bukan berarti kita telah kalah dan lemah, tapi justru sebaliknya.

Lunak Memaafkan Itu Bukan Berarti Kita Kalah, Tapi Bukti Bahwa Hati Kita Cukup Kuat Untuk Tak Membenci

instagram.com/nikeandria_

Sebab itulah mengapa ketika ada yang menyakiti kita, baik dari perkataan atau sikap hendaknya kita melunakkan hati dengan terus memberi maaf dengan bijaksana.

Sungguh gampang memberi maaf pada orang lain itu bukan berarti kita telah kalah dan lebih rendah, tapi itu bukti bahwa kita cukup kuat untuk tidak membenci.

Tidak Ada yang Salah Dalam Mengalahkan Ego, Maka Pastikan Kita Selalu Bisa Memaafkan Dia yang Pernah Menyakiti

instagram.com/nikeandria_

Karena sejatinya, tidak ada yang salah ketika kita memaafkan yang telah berbuat salah kepada kita, sebab sifat demikian adalah bukti bahwa kita cukup kuat untuk mengelahkan ego diri sendiri.

Maka pastikan kita selalu bisa memaafkan, meski awalnya sulit tapi belajar itu harus kita terapkan pada hati.

Tidak Usah Ingat Lagi Perlakuannya, Karena Allah Sudah Sangat Sempurna Melihatnya

instagram.com/nikeandria_

Dan salah satu cara untuk gampang memaafkan adalah dengan berusaha ikhlas atas apa yang telah dilakukannya kepada kita.

Cobalah untuk tidak mengingat lagi perlakuan buruknya kepada kita, karena Allah sudah sangat sempurna melihatnya dan pastinya Allah akan membalasnya dengan setimpal.

Biarlah Tindakannya Pada Kita Dulu Menjadi Urusan Allah, Agar Sampai Kapanpun Kita Tidak Pernah Gusar Dengan Dendam

instagram.com/nikeandria_

Jadi biarkanlah tindakannya pada kita dulu itu menjadi urusan Allah, agar sampai kapanpun hidup kita selalu damai tanpa ada rasa dendam di dalamnya.

Karena ketika kita mudah memaafkan, ikhlas melupakan, dan lapang hati atas perlakuan buruk orang lain, sungguh disitulah bukti bahwa kita cukup kuat mengendalikan hati untuk baik-baik saja.