Mata Adalah Jendela Hati, Maka Jagalah Mata Dengan Baik Agar Hatipun Selalu Terjaga Bijaksana

  • 3.6K
    Shares

Dua mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka, yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang berjaga di jalan Allah, maka dari itu jagalah mata kita dengan penuh kebijaksanaan, sebab mata adalah jendela hati, jika mata terjaga dengan baik maka hati yang kita milikipun akan menjadi baik.

Karena terkadang kita terjerumus pada dosa-dosa kecil maupun besar tak lain hanya karena kita tak pandai menjaga mata.

Sehingga seringkali kita tanpa sadar, berghibah, menfinah dan menvonis sebab mata yang sengaja kita biarkan berkelana tanpa tujuan yang pasti dan tanpa terkendali dengan keimanan.

Kita Terkadang Bersikap Dan Berperilaku Seadanya Saat Mata Sudah Dibiarkan Liar Tanpa Terkendali Oleh Keimanan

tribunnews.com

Kita terkadang bersikap dan berperilaku sedanya, baik pada diri sendiri maupun pada orang lain saat mata sudah kita biarkan liar tanpa terkendali oleh keimanan.

Kita seingkali lupa bahwa berghibah itu dosa, saat kita membiasakan diri selalu melihat sisi buruk kehidupan orang lain, sehingga syetanpun mendorong hati agar bergerak pada keburukan.

Kita Terkadang Menvonis Orang Lain Dengan Pikiran Kita Semata, Saat Mata Sudah Kita Biasakan Menela’Ah Kesalahan Orang Lain Tanpa Batas

hipwee.com

Kita terkadang menvonis orang lain tanpa sebab dengan pikiran kita semata, saat mata yang kita miliki sudah kita biasakan menela’ah kesalahan orang lain tanpa batas.

Kita merasa sudah paling benar, sehingga untuk melihat kesalahan diri sendiri jarang sekali kita lakukan, karena yang ada didepan mata kita hanya kesalahan orang lain saja.

Kita Terkadang Berbicara Dengan Begitu Menyakitkan Terhadap Orang Lain, Saat Mata Sudah Kita Biarkan Terfokus Pada Kesalahan Orang Lain Dengan Seadanya

news.baca.co.id

Kita terkadang berbicara dengan begitu menyakitkannya terhadap orang lain, saat mata yang kita miliki sudah dibiarkan terfokus pada kesalahan-kesalahan orang lain dengan seadanya dan semaunya.

Sehingga pada akahirnya kitapun akan menjadi hina sebab tidak bisanya kita menjaga mulut, sebab mata yang terus saja mengajak kita untuk perbuat keburukan.

Kita Seringkali Berprasangka Buruk Pada Orang Lain, Saat Kita Biarkan Mata Hanya Menyisir Perilaku Mereka Dengan Pikiran Sesaat Kita

modelcelana.com

Kita seringkali berprasangka buruk pada orang lain, saat kita biarkan mata hanya menyisir perilaku mereka dengan pikiran sesaat kita.

Iya, hal itu bukan sesuatu yang asing dalam kehidupan bermasyarakat kita, sebab tak jarang dari kita yang menagmbil kesimpulan sesaat lewat pikiran sesaatnya hanya karena melihat secuil kehidupan mereka.

Kita Seringkali Salah Faham Dengan Tindakan Orang Lain, Saat Kita Biasakan Mata Terus Menerus Dalam Kebencian

Dream.co.id

Dan kita seringkali salah faham dengan tindakan orang lain, saat kita biasakan mata terus menerus dalam kebencian.

Karena saat kebencian sudah mendasar dihati maka matapun akan tertutup oleh amarah, sehingga meskipun yang dilakukan oarang lain maka akan tetap menjadi buruk, semua yang dilakukan orang lain tidak akan berarti apa-apa pada diri kita.