Jika Wanita yang Berhijab Syar’ie Saja Belum Tentu Mendapat Jaminan Surga, Apalagi yang Tak Berhijab?

  • 2.8K
    Shares

Siapa bilang wanita yang berhijab, terlebih yang berhijab syar’ie adalah ahli surga? Karena hijab bukan jaminan seseorang itu masuk surga, tapi dengan berhijab insyaallah kasih sayang Allah senantiasa dekat dengannya.

Artinya, bila kamu telah berupaya berhijab, maka sangatlah nyata bahwa kamu disayang Allah, sebab hijab adalah tanda bahwa kamu mentaati aturannya. Sedangkan siapapun yang taat, maka pasti akan Allah sandingkan dengan kebaikan-Nya.

Jadi intinya, jika wanita yang berhijab syar’ie saja belum tentu mendapat jaminan surga, apalagi yang sengaja tak berhijab?

Berhijab Yuk Ukhti, Meski Hijab Tak Menjamin Dirimu Masuk Surga Tapi Setidaknya Kamu Sudah Berusaha Taat

instagram.com/okemuslimah

Maka berhijab yuk ukhti, meski hijab tak menjamin dirimu masuk kesurga-Nya, tapi setidaknya kamu sudah berusaha taat.

Karena bila kamu telah menunaikan rasa taatmu pada Allah, sudah pasti Allah akan memberimu hadiah kebaikan, keindahan surga salah satunya.

Hijab Adalah Simbol Ketaatanmu Pada Allah, Maka Berhijablah Sesuai Aturan Allah

instagram.com/nadianrhd

Ketahuilah, hijab adalah simbol ketaatanmu pada Alalh, maka berhijablah sesuai aturan Allah. Lantas bagaimana aturan Alalh pada seorang wanita tentang hijab?

Yaitu tutupilah keindahanmu, lekuk tubuhmu, hingga tak terjadi fitnah bagi orang-orang yang melihat.

Berhijab Jangan Menunggu Hati Baik Dulu, Karena Perintah Berhijab Setelah Kamu Baligh, Bukan Setelah Kamu Baik

instagram.com/niahania97

Dan berhijab jangan sampai menunggu hati baik dulu, karena perintah Allah terhadapmu dimulai saat kamu telah aqil baligh, bukan setelah kamu baik.

Maka segeralah berhijab ukhti, sadarilah bahwa kamu akan menjadi baik bila kamu mulai memperbaiki apa yang nampak dulu, dengan menutup keindahanmu misalnya.

Berhijablah Sembari Memperbaiki Diri, Karena Itulah Aturan Berhijab Yang Benar

instagram.com/niahania97

Oleh karenanya, berhijablah sembari memperbaiki diri, karena itulah aturan berhijab yang benar.

Tutupilah keindahanmu sebaik dan sebenar mungkin sesuai aturan Allah, setelah itu tatalah hatimu dengan segenap perbaikan dan kebaikan yang tiada henti.

Jangan Sampai Kamu Latah Dengan Presepsi “Hijabin Hati Dulu lah, Setelah Itu Hijabin Diri”

instagram.com/safiiit_

Jangan sampai kamu latah dengan presepsi yang mengatakan “hijabin hati dulu lah, setelah itu hijabin diri”. Karena yang benar itu berhijablah bila kamu telah sampai masanya baligh, bukan setelah masanya kamu baik.

Serta jangan latah pula dengan presepsi konyol seperti “Ah, masih muda pula, nanti kalau udah tua baru taubat”, Na’udzubillah karena belum pasti umurmu akan sampai masa tua, dan kesempatan untuk taubat tak bisa kamu laksanakan.