Jangan Hanya Pandai Menargetkan Kriteria Jodoh Idaman, Tapi Perbaikilah Diri Agar Menjadi Jodoh Idaman

  • 4K
    Shares

Jangan hanya pandai menargetkan kriteria jodoh idaman, tapi perbaikilah diri agar menjadi jodoh idaman untuk jodoh terbaik. Sebab, bila kau lebih menyibukkan diri untuk memperbaiki dulu kekuranganmu, hingga kau menjadi seseorang yang pantas, ntah itu dalam berakhlaq dan berilmu, maka sudah jelas jodoh idaman yang kau inginkan akan mendekat padamu.

Karena logikanya nggak mungkin seseorang itu punya nyali untuk menyodorkan dirinya untuk bertanggung jawab pada hidupmu, jika ia tak punya kemampuan untuk menjagamu selalu dalam kebaikan.

Contoh kecilnya saja, bila kau berilmu, berakhaq mulia, dan mempunyai prestasi bagus, ntah dalam pendidikan ataupun dalam profesi, maka sudah jelas orang yang mendekatimu juga orang-orang sebelas dua belaslah kehidupannya setara denganmu, mengapa? Karena mereka mempunyai kepercayaan diri yang tinggi sebab dirinya pula sudah mempunyai kemampuan yang sama denganmu.

Dan kamupun harusnya demikian dalam menginginkan jodoh terbaik, bila kau ingin ia yang baik, yang berakhlaq, berilmu, dan mempunyai pengetahuan yang luas, serta yang mapan, maka hendaklah kau mulai memperbaiki kekuranganmu terlebih dahulu, hingga kahirnya kau merasa pantas bersanding dengan jodoh yang kamu targetkan tadi.

Menargetkan kriteria jodoh idaman itu memang bukan sesuatu yang sulit, cuma pertanyaannya adalah kita sudah punya modal tidak untuk menginnginkan yang lebih? Dan apakah ketika kita dipertemukan dengannya, dia akan mau kepada kita? Sedangkan kita sendiri masih asal-asalan mempersiapkan diri menjadi jodoh yang pantas untuknya.

Siapapun Berhak Menargetkan Kriteria Jodoh Terbaik Dalam Hidupnya, Tetapi Jangan Lupa Untuk Bertanggung Jawab Terlebih Dahulu Dalam Meperbaiki Diri

kelambit.com

Iya, semua orang memang mempunyai kriteria jodoh masing-masing dalam hidupnya, dan merekapun berhak menarur arget seperti apa, tetapi meski demikian kita harus selalu sadar untuk selalu bertanggung jawab pada diri sendiri terlebih dahulu.

Bermacam-macam pula kriteria yang menjadi patokan, ada yang berlebihan dan ada juga yang hanya sederhana saja, dan kamu masuk yang seperti apa? Yang berlebihanka? Jika kau termasuk orang yang maunya serba perfect, maka sampai kapanpun kamu akan hanya hidup dalam anganmu.

Tapi jika kamu menginnginkan yang sederhana, yang berilmu, berakhlaq, yang beriman, dan selalu berjalan dengan tangguhnya bijaksana, serta bukan ia yang hanya sempurna lahiriahnya, maka insayaallah kamu akan menemukannya, hanya bagaimana pandainya dirimu membijaksanakan dirimu dalam perbaikan diri.

Mereka Terkadang Terlalu Sibuk Memilih Dan Memilah, Hingga Akhirnya Lupa Bahwa Dirinya Teranyata Masih Banyak Kekurangan

muslimah-photography.blogspot.com

Karena terkadang mereka hanya terlalu sibuk memilih dan memilah, hingga akhirnya lupa bahwa dirinya ternyata masih banyak kekurangan. Sehingga apa? Sehingga meskipun ada yang ditargetkan tapi tak mau menoleh padanya, karena apa?

Karena yang kau targetkan juga tentu mempunyai kriteria jodoh idaman tersendiri, maka beranilah menjadikan dirimu selalu baik bilamana kau menginginkan ia yang juga baik.

Sebab yang baik hakekatnya memang akan disandingkan dengan yang baik pula, meski pada akhirnya bukan ia yang kamu targetkan tadi, tapi setidaknya iapun juga sama-sama baik.

Mereka Terkadang Terlalu Sibuk Mencari Yang Pantas Kesana-Kesini, Hingga Akhirnya Lupa Caranya Memantaskan Dirinya Sendiri

muslimah-photography.blogspot.coma

Mereka terkadang terlalu sibuk mencari yang pantas kesana-kesini, hingga akhirnya lupa caranya memantaskan diri. Ada? Banyak, khususnya para lelaki, menginginkan seorang wanita yang baik, berhijab, yang bertanggung jawab, serta selalu santun membawa hidupnya, namun apa yang ia lakukan? Hanya bersantai dan bermain dalam hidupnya dengan selalu seadanya dan semaunya.

Buktinya tak sedikit dari para lelaki nakal, yang hidupnya serba sembarangan mengatakan “Nikmati aja hidup mumpung masih muda, kalau cuma pacaran pilih yang seksi dan buka-bukaan biar bisa buat kece-kecean, tetapi kalau buat istri pilih yang selalu menutup auratnya, biar keindahannya hanya untuk kita seorang”, hahaaaa situ waras mas bro?

Maka, jika memang kau menginginkan jodoh yang baik dan bahkan yang terbaik yang datang padamu, maka mulailah untuk terlebih dahulu memperbaiki dirimu sendiri, karena jodoh yang baik hanya diperuntukkan kepada yang baik pula tentunya.

Mereka Terkadang Terlalu Sibuk Mencari Yang Bisa Bijaksana Dalam Berperilaku, Tapi Akhirnya Lupa Untuk Membijaksanan Diri Untuk Berakhlaq Mulia

muslimah-photography.blogspot.com

Mereka terkadang terlalu sibuk mencari yang bisa bijaksana dalam berperilaku, tapi akhirnya lupa untuk membijaksanakan diri untuk berakhlaq mulia. Ada? Banyak, buktinya tak sedikit memilih ia yang sikap dan perilakunya baik, namun dalam memperbaiki diri hanya seadanya.

Mereka mencari seseorang yang bahkan sangat original, yang kehormatannya tak pernah terjamah oleh siapapun, walau hanya sebatas pandangan mata saja.

Tetapi dirinya sendiri tak pernah menjaga kehormatannya, ia selalu memandangi keindahan wanita yang tanpa batas, atau ia yang selalu bermain dengan laki-laki tanpa batas, dan bukankah itu sesuatu yang tidak adil?

Seharusnya, Lebih Sibuklah Memperbaiki Diri Agar Menjadi Jodoh Yang Baik Dan Selalu Menjadi Jodoh Idaman Bagi Jodoh Terbaik

muslimah-photography.blogspot.com

Maka dari itu sudah seharusnya kita lebih sibuk memperbaiki diri agar menjadi jodoh yang baik dan selalu menjadi jodoh idaman bagi jodoh terbaik.

Karena rumusnya hanya simple saja, bila kau menginnginkan yang terbaik yang semuanya serba baik, maka baikkanlah dirimu sendiri hingga menajdi sosok yang pantas untuk jodoh yang pantas pula.