Dalam Kehidupan Pernikahan Ngalah Bukan Berarti Kalah, Tapi Ngalah Adalah Celah Agar Hubungan Tak Jadi Goyah

Dalam kehidupan pernikahan mengalah bukan berarti kalah, tetapi mengalah adalah celah agar hubungan tak jadi goyah.

Maka, pandai-pandailah bagi suami ataupun istri untuk sering mengalah, saat terjadi pergulatan ego, buatlah jeda untuk sekedar berpikir bijak walau sejenak, agar masalah yang tadinya kecil tidak bertambah besar.

Sebab, terkadang bukan karena masalahnya yang besar, tetapi karena ego keduanya yang dibiarkan saling membesar, hingga merubah keadaan menjadi lebih buruk dan seakan-akan tak menemukan jalan keluar untuk damai.

Sulit? Iya, jika berbicara tentang pengendalian diri yang disebut dengan ego, maka sudah jelas itu adalah proses yang sulit.

Karena butuh yang namanya pembelajaran sabar agar terbiasa melakukannya, sebab mengontrol diri sendiri memang tidak semudah mengontrol diri orang lain, apalagi jika hal itu menyangkut hubungan bersama yang mempunyai satu tujuan dimasa depan.

Jangan Malu Untuk Terlihat Lemah Didepan Pasangan, Jika Itu Hanya Menyangkut Keegoisan Diri

muvila.com

Jadi, jangan pernah merasa malu wahai istri maupun suami, untuk terlihat lemah didepan pasangan, jika hal itu hanya menyangkut keegoisan diri.

Karena lemahnya ego adalah bukti bahwa kau mulia dalam menjaga sabar, mempertahankan kedamaian, serta percaya bahwa ketenangan dalam rumah tangga itu tercipta saat salah satunya mampu mengendalikan keegoisan diri.

Mengalah Saat Terjadi Pergulatan Antar Ego Bukan Hal Yang Memalukan, Justru Itulah Tindakan Paling Mulia

cinemaniaindonesia.wordpress.com

Mengalah saat terjadi pergualatan antar ego bukan hal yang memalukan, justru itulah tindakan paling mulia. Karena dengan itu kamu membuktikan bahwa dirimu bukan hanya pelengkap hidup baginya.

Tetapi benar-benar penyempurna yang memang dibutuhkan saat ia tak menyadari dengan bijaksana tanggung jawab dirinya.

Dan dengan hal itu pula kamu telah membuktikan bahwa hadirnya dirimu bukan hanya sebatas tumpuan hidup baginya.

Tetapi alarm terkuat saat ia tak bisa berpikir dengan hati yang tenang dan bijaksana, dan apa jadinya jika kedua-duanya hanya mengandalkan ego masing-masing, maka sudha tentu hubungan yang ada takkan bertahan lama.

Karena Pasangan Hebat Itu Bukan Ia Yang Selalu Menang Apabila Bergulat, Tetapi Ia Yang Bisa Menenangkan Diri Dengan Bersabar

Clear.co.id

Karena pasangan hebat itu bukan ia yang selalu menang apabila bergulat, tetapi ia yang selalu bisa menenangkan diri dengan bersabar saat terjadi sebuah pergualatan ego.

Ia yang mampu mengalah karena yakin bahwa dengan tindakannya itu jalan keluar akan ditemukan, hingga keadaan yang tadinya gaduh benar-benar teratasi dengan baik dan bijaksana.

Mengalahlah Sesering Mungkin, Jika Itu Hanya Menyangkut Keegoan Diri, Tetapi Saling Berlombalah Untuk Menang Dalam Menunaikan Tanggung Jawab

bintang.com

Maka, mengalahlah sesering mungkin wahai para suami maupun istri, jika hal itu hanya menyangkut keegoisan diri, tetapi saling berlombalah untuk menang dalam menunaikan tanggung jawab.

Maksudnya, berlombalah untuk saling menyempurnakan tanggung jawab masing-masing, agar tak timbul keegoisan diri dalam menuntut hak dan kewajiban.

Jangan Biasakan Diri Membuat Celah Dengan Saling Amarah, Jika Tidak Maka Kamu Akan Goyah Hingga Akhirnya Memilih Jalan Paling Lemah “Perceraian”

twitter.com

Jangan biasakan diri membuat celah dengan saling amarah, kaena jika tidak maka kamu akan goyah hingga akhirnya memilih jalan paling lemah “Perceraian”.

Jalan halal yang paling dibenci Allah, maka berhati-hatilah wahai suami maupun istri saat egomu seakan-akan memuncah, sadarkanlah secara bijaksana untuk mengalah satu sama lain, agar hubungan pernikahan tetap terjaga hingga kelak maut memisahkan.