Barokah Dan Manfaat Adalah Paketan Hidup Yang Harus Terus Kita Pinta

  • 1.5K
    Shares

Tak ada yang lebih indah dari barokah dan manfaat dalam hidup ini, sebab jika kehidupan yang kita miliki terus disanding barokah dan manfaat maka dijamin kehidupan kita akan senantiasa damai dan menyenangkan.

Mengapa demikian, karena kita hidup didunia hanya sementara, maka dengan sesuatu yang sifatnya barokah dan bermanfaat kita bisa menjadi insan yang lebih berguna bagi diri sendiri dan orang lain.

Karena sebaik-baiknya manusia adalah ia yang senantiasa membawa manfaat bagi manusia lainnya, dan itu tercipta jika sesuatu yang ada pada diri kita barokah. Ntah, itu tentang harta, ilmu, pangkat atau jabatan, keluarga, rezeki dan umur sekalipun. Maka senantiasalah meminta kepada Allah untuk selalu mendapat keberkahan dalam menikmati hidup, agar dapat bermanfaat bagi orang lain.

Seperti Apakah Rezeki Yang Barokah Dan Bermanfaat Itu?

tauriesmin.wordpress.com

Rezeki yang mengandung barokah dan manfaat adalah rezeki yang didapat dari pemberian Allah, dan selalu kita gunakan pada jalan kebaikan untuk menghamba pada yang memberi-Nya.

Menghargai nikmat yang telah Allah titipkan kepada kita, seperti mata yang digunakan untuk melihat kepada kebaikan, telinga yang hanya diperdengarkan untuk keshalehan, tangan yang digunakan untuk menolong dan memberi kepada orang yang membutuhkan, dan nikmat tubuh lainnya.

Intinya, dengan adanya barokah tadi kita bisa membawa manfaat dengan nikmat yang Allah berikan, sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Bagaimana Keluarga Atau Jodoh Yang Barokah Dan Bermanfaat Itu?

indonesianfilmcenter.com

Keluarga yang yang barokah itu adalah keluarga yang senantiasa berbaur akan kebaikan, seorang ayah yang selalu mengayomi keluarganya dan selalu menunjukkan kepada kebaikan. Seorang istri atau ibu yang selalu bisa bertanggung jawab dan taat kepada perintah suami dan mendidik anak-anaknya.

Karena keluarga yang selalu dilimpahi keberkahan akan selalu sakinah, mawaddah warahmah, serta selalu saling memberi manfaat satu sama lain.

Lalu kalau jodoh yang barokah dan bermanfaat itu seperti apa?, iya jodohpun juga begitu, siapa yang belum berjodoh hendaknya jangan lupa untuk meminta jodoh yang membawa keberkahan dan manfaat.

Sebab, tak ada yang lebih menyenangkan dari sosok jodoh yang membawa kita menjadi lebih baik, ntah itu dalam berperilaku, bersikap ataupun beriman kepada Allah. Yang membawa manfaat untuk kita, keluarga dan orang-orang yang ada disekitar.

Seperti Apakah Ilmu Yang Barokah Dan Bermanfaat Itu?

raditherapy.com

Yaitu ilmu yang selalu digunakan untuk jalan kebaikan, yang tidak hanya bermanfaat pada diri sendiri, tetapi membawa manfaat juga bagi orang-orang yang ada disekitar.

Jadi, bagi siapapun yang sudah berilmu jangan sampai pelit untuk menorehkan ilmu yang telah dimiliki. Selalu ingatlah bahwa ilmu itu adalah titipan Allah, maka jangan sungkan untuk menyebar luaskan agar ilmu kitapun bertambah.

Sebab, ilmu yang barokah itu adalah ilmu yang bermanfaat bagi orang lain dan Allah pun akan senantiasa menambah pengetahuan yang kita miliki.

Bagaimanakah Umur Yang Barokah Dan Bermanfaat Itu?

muslimah.com

Umur yang barokah dan bermanfaat adalah masa hidup seseorang yang dalam kehidupannya ia pergunakan untuk selalu menjunjung kebaikan, yang selalu menghamba kepada Allah, tidak pernah lupa tujuan untuk apa iya diberikan nikmat hidup oleh Allah.

Maka dari itu kita sebagai manusia yang tidak tahu kapan malaikat maut hendak menyapa, harus senantiasa meminta kepada Allah agar selalu diberi umur yang barokah. Agar masa hidup yang kita miliki tidak terbuang percuma, dan selalu bermanfaat untuk kehidupan orang lain.

Dan Seperti Apakah Pekerjaan Yang Barokah Dan Bermanfaat Itu?

muvila.com

Pekerjaan yang barokah dan bermanfaat itu adalah suatu pekerjaan yang selalu menjadikan kita sosok yang lebih baik dan berguna bagi sesama. Pekerjaan yang bukan hanya menjadikan kita bertambah derajatnya, namun juga bertambah kedekatan kita kepada Allah.

Karena pada jaman sekarang banyak orang-orang yang hanya semakin tinggi jabatannya, namun sulit memberi manfaat untuk orang lain. Yang ada malah mengambil manfaat dari kelemahan orang lain, sebab ia sudah jadikan dirinya jauh dari sang maha pemberi jabatan, jadi ia lupa untuk tetap bisa berlaku bijaksana.