Bagaimana Mengetahui Bahwa Kita Bernilai di Mata Hamba-hamba Allah yang Lain? Begini Caranya

  • 1K
    Shares

Kekayaan materi, pendidikan bergengsi, wajah cantik atau tampan bukanlah faktor utama yang membuat kita dihargai oleh orang lain. Pada dasarnya orang akan menghargai kita ketika kita sendiri menghargai diri sendiri dan orang lain.

Kita hidup didunia ini bukan hanya untuk hidup sendiri, kita dituntut untuk saling mengingatkan, meghormati, dan saling membantu satu sama lain. Itulah alasan Allah menciptakan laki-laki dan perempuan. Agar tercipta hamba-hambanya yang lain.

Lalu bagaimana cara kita mengetahui bahwa kita bernilai dimata mereka?, kita harus selalu bisa sepeka mungkin dalam memaknai hidup yang kita jalani. Karena dari sebab itulah kita dituntut untuk selalu bersyukur atas rahmat dan nikmat Allah yang senantiasa diberikan kepada kita.

Selalu Ada Orang Yang Ikut Memikul Kesedihanmu Ketika Ada Masalah

liputan6.com

Orang hidup memang tidak akan pernah luput dari masalah bukan?. Maka dari itu kitapun kadang ditimpa masalah, yang sekan-akan terasa sangat berat untuk menyelesaikannya. Kadang kita memvonis tuhan untuk segala kesedihan yang kita alami.

Padahal, masalah itu datang dengan penyelesaiannya, hanya saja kita kadang gegabah untuk mengeluh. Dan dari permasalahan yang datang tadi sebenarnya itu adalah bentuk koreksi diri untuk kita sebagai manusia yang hidup ditengah-tengah manusia lainnya.

Dari itulah kita akan mengetahui seberapa besar nilai kita dimata orang lain. Tapi semua itu dapat kita ketahui dengan cara melihat apakah orang lain peka terhadap masalah yang kita alami, apakah mereka ikut memikul kesedihan yang kita alami, atau malah sebaliknya mereka menertawakan kita.

Selalu Ada Yang Tidak Bosan Menanyakan Tentang Keadaanmu

republika.co.id

Tak kenal maka tak sayang, kata-kata seperti ini bukan cuma berlaku untuk orang yang baru akan saling mengenal. Tapi juga berlaku terhadap orang-orang yang peduli atas keahadiran keadaan kita.

Sebab orang yang ada disekitar kita ketika mulai merasa nyaman dengan kehadiran kita, maka iya akan selalu menanyakan kabar baik atau burukya keadaan kita. Dari rasa peduli merekalah kita bisa melihat bahwa kehadiran kita diantara mereka bernilai dimata mereka.

Orang Lain Senantiasa Memaafkan Kesalahan-Kesalahanmu

tribunnews.com

Hidup dengan orang banyak tentunya tidak akan semulus yang kita bayangkan, sebab kita akan dihadapkan dengan problema beragamnya sifat yang kita punya. Tentu perbedaan pendapat akan kerap kali menyapa kita.

Kita akan merasa tidak nyaman ketika orang lain tidak sependapat dengan ingin dan tujuan kita dalam bermasyarakat. Keegoisan seperti itu akan menjadi bumbu keakraban kita dengan orang lain.

Tetapi ketika orang lain menganggap kita bernilai dimatanya, maka kesalahan-kesalahan kecil yang kita perbuat tidak akan membuatnya merasa jenuh untuk selalu memberi kita pintu maaf. Karena ia sadar hakikat hidup bermasyarakat itu seperti apa.

Orang Lain Selalu Menasehatimu Ketika Bersalah, Dan Selalu Mengingatkanmu Kepada Kewajibanmu Sebagai Hamba Allah

palingyess.com

Inilah gunanya kenapa kita tidak boleh hidup Individualisme, karena hidup bermasyarakat itu sangat menyenangkan dan banyak mengajari kita tentang warna-warna hidup sebenarnya.

Ketika kita sudah mulai lalai dengan tugas-tugas kita sebagai hamba Allah, maka orang yang peduli dengan hidup kita tak lupa untuk selalu mengingatkan kita.

Ketika kita melakukan kesalahan yang mmenyalahi norma-norma bermasyarakat ataupun norma agama, ia akan selalu mau menasehati kita. Karena ia menyadari bahwa orang mukmin yang satu dengan yang lainnya adalah saudara.

Orang Lain Senantiasa Menyertakanmu Di Dalam Doanya

dream.co.id

Kenapa orang islam yang seiman itu dikatakan saudara dalam agama islam, karena tuhan yang kita sembah itu sama, yaitu Allah SWT. Oleh sebab itulah kita dianjurkan untuk saling mendoakan satu sama lain. Agar rahmat Allah senantiasa menyanding kita.

Dan apakah ketika orang lain menyertakan kita dalam doanya secara khusus itu bisa dikatakan bahwa kita bernilai dimata mereka?. Tentu, sebab orang yang merasa kita penting akan selalu menyertakan kita dalam doanya, agar rahmat dan nikmat yang ia miliki juga bisa dirasakan olehnya.